Potongan rekaman video saat militan ISIS memberondong 200 anak Suriah dengan senapan serbu di sebuah wilayah yang dirahasiakan.
Ekstremis ISIS
Potongan rekaman video saat militan ISIS memberondong 200 anak Suriah dengan senapan serbu di sebuah wilayah yang dirahasiakan.
Saat dieksekusi 200 anak itu dipaksa berbaring telungkup dengan kepala menghadap ke tanah.
Mereka dengan kejam menembak anak-anak Suriah itu dari jarak yang cukup dekat.
Debu-debu dari efek tembakan senapan serbu militar ISIS yang menghantam tanah hingga mengenai korbannya terlihat menyelimuti lokasi pengeksekusian kejam ratusan anak Suriah.
Survei yang dilakukan terhadap anak muda di AS menunjukkan 48% generasi Z merasa tingginya biaya kencan menghambat pencapaian tujuan keuangan mereka.
Baca SelengkapnyaPria berusia 31 tahun tersebut diketahui berasal dari Torrance, California, yang berada di kawasan barat daya Los Angeles.
Baca SelengkapnyaTotal korban akibat serangan Israel sejak 2 Maret meningkat menjadi 2.496 orang tewas dan 7.725 terluka.
Baca SelengkapnyaPresiden AS Donald Trump dan sejumlah pejabat dievakuasi dari ruangan sebuah acara jamuan makan malam di Gedung Putih setelah ada insiden penembakan.
Baca Selengkapnya
Kepanikan melanda ketika suara tembakan menggema di acara yang dihadiri oleh Presiden AS, Donald Trump.
Baca SelengkapnyaPernyataan Jubir Gedung Putih Karoline Leavitt viral usai penembakan di acara Trump, yang memicu evakuasi dan sorotan publik.
Baca SelengkapnyaPolisi menemukan beragam senjata yang dibawa pelaku upaya penembakan Presiden Donald Trump.
Baca SelengkapnyaPelaku merupakan tamu hotel tempat acara tersebut berlangsung.
Baca SelengkapnyaPihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap latar belakang aksi pelaku.
Baca SelengkapnyaTrump mengaku hal tersebut bukan ranahnya untuk memastikan. Namun ia berpendapat pelaku aktor tunggal.
Baca Selengkapnyansiden penembakan di sekitar lokasi acara membuat Presiden AS Donald Trump menunda jamuan koresponden Gedung Putih dan menjadwalkannya ulang.
Baca SelengkapnyaInsiden itu terjadi kala Reagan bersama tim United States Secret Service meninggalkan acara pidato siang hari di Hotel Washington Hilton, Washington, DC.
Baca Selengkapnya