WNI di Australia Sukses Jadi Tukang Servis AC, Gajinya Rp1,9 Miliar per Tahun

Jumat, 29 November 2019 16:58 Reporter : Merdeka
WNI di Australia Sukses Jadi Tukang Servis AC, Gajinya Rp1,9 Miliar per Tahun ilustrasi tukang servis ac. ©afrdynamics.com

Merdeka.com - Menjadi tukang servis AC di Australia ternyata bisa mempunyai pendapatan cukup menggiurkan.

Data terbaru di Australia menunjukkan tukang servis AC menjadi salah satu jenis pekerjaan pertukangan, atau istilahnya 'tradie', dengan gaji terbesar mencapai hampir Rp800 juta per tahun.

Didin Andijaya, akrab dipanggil Andy, adalah tukang AC di Sydney kelahiran Malang, Indonesia yang mengaku mengawali kariernya dari nol.

Kepada ABC dia menceritakan awal kepindahannya ke Australia untuk mengambil kuliah S-2 di bidang bisnis internasional dari Macquarie University.

Andy kemudian menjadi penduduk tetap, atau 'permanent resident' Australia di awal tahun 2000-an, saat pengajuannya masih lebih mudah dibandingkan sekarang. Tapi setelah mendapatkannya, Didin malah kebingungan.

"Mencari pekerjaan untuk PR (permanent resident) tetap sulit, karena mereka lebih mencari orang yang punya pengalaman, ketimbang bergelar master," ujar Andy yang dibesarkan di Jakarta kepada ABC Indonesia, dikutip pada Kamis (28/11).

Sampai akhirnya ia melihat lowongan pekerjaan 'tradesman' atau 'tradie' dari sebuah koran komunitas warga Indonesia di Sydney, yang awalnya ia pikir berkaitan dengan perdagangan.

Meski tak punya pengalaman dengan sebagai 'tradie', Andy mengaku menunjukkan kesungguhannya setelah ia mendapat tawaran bekerja.

"Saya sebelumnya tidak bisa memegang bor, obeng, tapi semua diajarkan mereka dan dalam kurang dari setahun sudah terlatih menggunakannya," kata pria kelahiran tahun 1967 tersebut.

Baca Selanjutnya: Bangun Perusahaan Sendiri...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini