Warga Tunisia demo tuntut dibolehkan makan minum saat Ramadan
Merdeka.com - Puluhan warga Tunisia Minggu kemarin menggelar unjuk rasa menuntut dibolehkannya makan dan minum di tempat umum saat bulan suci Ramadan. Mereka memprotes tindakan aparat yang menangkap orang-orang tidak berpuasa.
Sebetulnya tidak ada aturan yang melarang orang makan dan minum di tempat umum saat Ramadan, namun saban tahun isu ini jadi masalah di Tunisia, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Senin (12/6).
Konstitusi Tunisia menjamin kebebasan beragama dan kepercayaan namun negara juga menjadi pelindung agama.
Kelompok menamakan diri Bukan Atas Nama Kami berunjuk rasa di pusat Kota Tunis sambil menyerukan 'kebebasan individu dijamin oleh konstitusi!'.
Seorang peserta unjuk rasa bahkan terang-terangan merokok sambil mengacungkan spanduk bertuliskan 'Kenapa mesti terganggu kalau Anda puasa dan saya makan?'
Awal bulan ini empat pria ditangkap dan dijebloskan ke penjara selama sebulan karena mengganggu ketertiban umum lantaran makan di tempat umum saat siang hari Ramadan.
"Kami memprotes hukuman bagi orang yang tidak berpuasa. Siapa yang mau puasa silakan puasa, tapi siapa yang tidak berpuasa tidak harus puasa," kata peserta unjuk rasa Karim Chair kepada kantor berita AFP. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya