Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wakil PM Malaysia Ungkapkan Duka Cita Atas Wafatnya Ani Yudhoyono

Wakil PM Malaysia Ungkapkan Duka Cita Atas Wafatnya Ani Yudhoyono Ani Yudhoyono Sakit. Instagram@aniyudhoyono

Merdeka.com - Wakil Perdana Menteri Malaysia (PM), Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya mantan ibu negara RI, Ani Yudhoyono. Ungkapan dukacita itu disampaikan melalui akun Twitter resmi Wan Azizah.

"Duka cita yang mendalam untuk keluarga @SBYudhoyono dan semua masyarakat Indonesia atas meninggalnya mantan ibu negara Ani Yudhoyono. Semoga anda kuat menghadapi berita buruk ini," tulis Wan Azizah, Sabtu (1/6).

Ucapan duka cita juga disampaikan Menteri Pertahanan Malaysia, Mohamad Sabu.

"Baru menerima informasi bahwa istri mantan Presiden @SBYudhoyono meninggal dunia, Ibu Ani Yudhoyono meninggal dunia. Saya menyampaikan duka cita kepada keluarga Pak SBY. Semoga kuat menghadapi ujian besar ini," cuitnya di Twitter.

Sementara itu, Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia di Jakarta juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya istri presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono itu.

"Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah, Yang Mulia Ibu Ani Yudhoyono," jelas kedutaan dalam pernyataan resminya, Minggu (2/6).

"Semoga beliau ditempatkan di kalangan orang yang beriman," lanjut pernyataan tersebut.

Kedubes Malaysia melanjutkan, Ani Yudhoyono akan tetap dikenang oleh Malaysia. Bagi Malaysia, ibu dua putra itu adalah teman akrab dan inspirator.

"Ibu Ani Yudhoyono akan senantiasa dikenang sebagai teman akrab Malaysia dan senantiasa menjadi sosok inspirasi buat kita semua. Semoga Yang Mulia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarga tabah menghadapi cobaan ini," terangnya.

Sejumlah media di Malaysia turut memberitakan meninggalnya Ani Yudhoyono. Ani mengembuskan nafas terakhir di National University Hospital (NUH) Singapura, Sabtu (1/6) pukul 11.50 waktu setempat.

The Straits Times dan Asia News Network memberitakan Ani Yudhoyono (66) meninggal dunia dirawat di rumah sakit sejak Februari 2019 karena penyakit leukimia. Pemberitaan yang sama juga ditulis New Straits Times dengan mengutip Kantor Berita Bernama.

Tokoh senior media Malaysia Tan Seri Johan Jaffar juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ani Yudhoyono. "Inalillah. Al Fatihah untuk Allahyarhamah," kata wartawan yang baru menerima penghargaan tertinggi Wartawan Negara itu.

Reporter: Rizki Akbar HasanSumber: Liputan6

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP