Video Dugaan Skandal Korupsi Beredar, Wakil Kanselir Austria Mengundurkan Diri

Sabtu, 18 Mei 2019 19:09 Reporter : Merdeka
Video Dugaan Skandal Korupsi Beredar, Wakil Kanselir Austria Mengundurkan Diri ilustrasi korupsi. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Kanselir Austria, Heinz-Christian Strache mengundurkan diri sehari setelah sebuah video diduga menunjukkan dirinya terlibat skandal korupsi beredar. Laporan media yang muncul pada Jumat (17/5) menyebutkan, Strache menjanjikan kontrak publik dengan imbalan bantuan kampanye dari pendukung Rusia palsu.

Der Spiegel dan Sueddeutsche Zeitung Jerman menerbitkan rekaman kamera tersembunyi dari operasi penyuapan yang disebutkan terjadi di sebuah villa mewah di Pulau Ibiza, beberapa bulan sebelum pemilihan parlemen 2017 di Austria. Video itu menunjukkan Strache seperti tengah menawarkan kontrak pemerintah dengan imbalan dukungan politik. Dia juga tampak mengisyaratkan sistem sumbangan yang berpotensi ilegal untuk far-right Freedom Party yang dipimpinnya.

Dalam rekaman tersebut, Strache dan pemimpin kelompok partainya di parlemen Johann Gudenus, terlihat sedang berdiskusi dengan seorang wanita yang mengaku sebagai keponakan dari seorang oligarki Rusia yang membuatnya dapat berinvestasi di Austria. Dia mengatakan secara khusus ingin mendapatkan kendali atas tabloid dengan sirkulasi terbesar di negara itu, Krone Zeitung.

Kabarnya Strache menyarankan bahwa pemilik baru dapat membuat perubahan staf di Krone dan menggunakan media itu untuk membantu Freedom Party (FPOe) dalam kampanye pemilihannya. SCMP memberitakan bahwa Kanselir Sebastian Kurz akan memberikan konferensi pers pada Sabtu pagi waktu setempat, di mana dia akan menyampaikan reaksinya terhadap skandal itu. Laporan media Austria juga menyebut Strache akan muncul dalam konferensi pers tersebut.

Sejauh ini Strache sudah membenarkan ada pertemuan dengan seseorang dari Rusia seperti yang diberitakan. Kendati demikian dia membantah melakukan kesalahan terkait korupsi. Dia mengatakan kepada Sueddeutsche Zeitung bahwa "banyak alkohol dikonsumsi saat malam hari berlangsung" dan ada "hambatan bahasa" selama percakapan.

Terlepas dari bantahan Strache, warga Austria hampir dengan suara bulat menyatakan bahwa karir Strache dan Gudenus akan berakhir. Menurut laporan BBC, Strache mengumumkan bahwa Menteri Transportasi Norbert Hofer akan menggantikan posisinya.

Sumber: Liputan6.com [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Korupsi
  2. Austria
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini