Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Umat Islam Inggris sumbang USD 25.000 buat korban teror London

Umat Islam Inggris sumbang USD 25.000 buat korban teror London Muslim Inggris sumbang korban teror London. ©2017 CNN.com

Merdeka.com - Aksi teror seorang diri yang dilakukan Khalid Masood tidak membuat umat Muslim Inggris berdiam diri. Berbagai upaya mereka lakukan, termasuk mengumpulkan dana untuk membantu para korban tewas atau luka akibat ilah lelaki asal Birmingham itu.

Dilansir CNN.com, Jumat (24/3), kampanye pengumpulan dana itu dilakukan oleh Muddassar Ahmed. Dia sendiri sedang berada di dalam Parlemen saat serangan yang menyebabkan tiga pejalan kaki tewas, dan seorang polisi ditusuk hingga tewas sebelum akhirnya Masood ditembak mati.

Hanya selang sehari setelah kampanye itu diluncurkan, jumlah dana yang diharapkan langsung tercapai hanya dalam dua hari. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, yakni Rp 332,6 juta.

"Kami di sana terjebak selama sekira empat jam," kata Ahmed.

Sama seperti yang lainnya, dia merasa panik dan ketakutan. Kondisi itu membuatnya memahami perasaan para korban. Alhasil, dia pun segera memutuskan untuk membuat donasi setelah kembali ke rumahnya pada dini hari.

Kampanye ini diberi nama "Muslim Bersatu untuk London," dan dipos ke dalam laman pencarian dana LaunchGood. Situs ini sendiri mendeskripsikannya sebagai platform "dukungan Muslim untuk meluncurkan kebaikan pada dunia dengan membantu mereka mendapatkan dana atas kampanyenya."

Hanya dalam 15 jam sejak diluncurkan, dana yang didapatkan langsung mencapai target sebesar USD 12.500, atau sebesar Rp 166,3 juta. Melihat itu, Ahmed menaikkannya dua kali lipat, tanpa diduga langsung mencapai USD 25 ribu, sehari setelahnya.

"Ini sangat penting untuk memperlihatkan bahwa orang itu mencoba memecah masyarakat dengan melakukan serangan terhadap komunitas lainnya namun apa yang dilakukannya telah gagal," ujarnya.

Dia juga mengaku sakit hati ketika ada salah seorang yang menghubungkan kejadian itu dengan agama yang dianut pelaku. Namun, dia yakin tuduhan itu tidak berpengaruh terhadap pandangan warga Muslim secara keseluruhan.

"London tampaknya tidak akan jatuh ke dalam histeria yang mungkin diharapkan."

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP