Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiga WNI kembali diculik militan Abu Sayyaf di Sulu

Tiga WNI kembali diculik militan Abu Sayyaf di Sulu abu sayyaf. ©2016 youtube.com

Merdeka.com - Otoritas militer Filipina melaporkan tiga warga negara Indonesia kembali diculik militan kelompok separatis Abu Sayyaf di perairan Sulu. Namun, mereka berhasil menyelamatkan dua warga Filipina dari tangan kelompok separatis tersebut. Insiden ini terjadi Kamis (19/1) kemarin.

Dilansir dari Inquirer, Jumat (20/1), diculiknya tiga WNI tersebut dibenarkan oleh Mayor Jenderal Carlito Galvez Jr, yang adalah Komandan Komando Mindanao Barat.

Insiden ini dilaporkan terjadi saat keenam korban merupakan kru kapal nelayan Sandakan. Awalnya, mereka dilaporkan hilang usai serangan yang terjadi antara orang-orang bersenjata di perbatasan laut Filipina dan Malaysia.

Korban asal Indonesia teridentifikasi sebagai Hamdan Bin Salim, Subandu Bin Sattu dan Sudarling Sumansung. Data mereka berdasarkan daftar yang dimiliki Atase Kepolisian Indonesia, menurut Letnan Kolonel Raphael Alano.

Pada 2016, beberapa kali terjadi penculikan anak buah kapal asal Indonesia di sekitar perairan Sulu. Karenanya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan menlu dari Filipina serta Malaysia beserta panglima ketika negara melakukan pertemuan trilateral.

Hasil dari pertemuan trilateral yang dilakukan di Yogyakarta pertengahan tahun lalu tersebut berupa patroli gabungan bersama atau dikenal dengan joint patrol, dilakukan di sekitar perairan Sulu hingga perbatasan Malaysia.

Saat ini, masih ada empat WNI yang ada dalam sekapan Abu Sayyaf. Dengan adanya tiga WNI yang baru diculik kemarin, maka total WNI di tangan Abu Sayyaf menjadi tujuh orang.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP