KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Texas dilanda badai, Trump masih jual mahal

Kamis, 31 Agustus 2017 12:20 Reporter : Ira Astiana
Badai Tropis Harvey. ©2017 REUTERS/Jonathan Bachman

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump sampai saat ini belum mau menerima bantuan dari Meksiko untuk membantu korban badai Harvey di Texas. Padahal pemerintah Mexico telah menyatakan akan memberi aksi "solidaritas penuh" terhadap masyarakat AS.

"Pemerintah Meksiko mengambil kesempatan ini untuk mengungkapkan rasa solidaritas terhadap rakyat dan pemerintah AS yang terkena dampak dari badai Harvey di Texas," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Meksiko seperti dilansir dari laman Independent, Kamis (31/8).

"Kami telah menawarkan untuk memberi bantuan dan kerja sama dengan pemerintah AS untuk mengatasi dampak bencana alam ini. Karena tetangga yang baik harus selalu melakukannya di masa-masa sulit," tambah pernyataan itu.

Meksiko pernah memberikan bantuan kepada penduduk AS yang menjadi korban badai Katrina di Pantai Teluk dengan cara mengirim bala tentara Meksiko, membagi persediaan makanan, serta mengerahkan para ahli untuk konsultasi medis.

Namun untuk bencana yang melanda Texas kali ini, Trump belum mengizinkan Meksiko untuk campur tangan dalam memberikan bantuan dan kerja sama.

"Memang sudah menjadi kebiasaan negara tetangga atau mitra kami di wilayah ini untuk menawarkan bantuan dan kerja sama jika terjadi suatu kejadian seperti bencana alam sesuai dengan yang dibutuhkan negara tersebut," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS.

"Jika memang ada kebutuhan untuk menerima bantuan, kami akan bekerja sama dengan mitra kami, termasuk Meksiko, untuk menentukan jalan terbaik ke depan," tambahnya.

Keputusan Trump tersebut secara tidak langsung dikaitkan kembali dengan kontroversi pembuatan tembok pembatas antara AS dan Meksiko yang diprakarsai oleh Trump. Trump menyatakan bahwa Meksiko harus membayar pembangunan tembok tersebut sementara Meksiko berkeras tak mau membayar.

"Pihak kami tidak akan membayar, dalam keadaan apapun, tembok atau penghalang fisik yang dibangun di wilayah AS di sepanjang perbatasan Meksiko," tegas pemerintah Meksiko.

Karena hal tersebut, Trump dan pemerintah Meksiko kini sedang berada dalam hubungan canggung. Beberapa menilai jika Trump menerima bantuan, maka dia akan dituduh munafik atas pendiriannya terhadap Meksiko. Namun jika tidak, dia akan dianggap serampangan karena abai terhadap penderitaan rakyatnya. [ary]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.