Tegas! Iran Sebut Serangan AS-Israel ke Kilang Minyak Sebagai Kejahatan Perang

Kantor berita resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel mengakibatkan enam orang tewas serta 21 lainnya luka-luka.

Tim Global
Oleh Tim Global - Reporter
Tegas! Iran Sebut Serangan AS-Israel ke Kilang Minyak Sebagai Kejahatan Perang
Bendera Iran (Atta Kenare / AFP PHOTO) (© 2026 Liputan6.com)

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada hari Minggu (8/3), mengecam dengan tegas serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel terhadap depot bahan bakar di Iran. Ia menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan kejahatan perang dan pelanggaran kemanusiaan.

Pernyataan ini disampaikan melalui platform media sosial X, setelah serangan tersebut menghantam fasilitas minyak di Teheran dan Provinsi Alborz pada malam hari (7/3) waktu setempat, yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

"Perang kriminal AS-Israel terhadap bangsa Iran telah memasuki fase baru yang berbahaya dengan serangan yang disengaja terhadap infrastruktur energi Iran," kata Baghaei.

Baghaei juga menambahkan bahwa serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar merupakan bentuk perang kimia yang disengaja terhadap rakyat Iran. Ia mengungkapkan bahwa serangan tersebut mengakibatkan pelepasan bahan berbahaya dan zat beracun ke udara, yang dapat berpotensi meracuni warga sipil, merusak lingkungan, serta mengancam nyawa dalam skala besar, sebagaimana dikutip dari laman Antara News pada hari Senin (9/3).

"Konsekuensi dari bencana lingkungan dan kemanusiaan ini tidak akan terbatas di dalam perbatasan Iran," lanjutnya, seraya menekankan bahwa serangan itu merupakan "kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida, semuanya sekaligus."

Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (Iranian Red Crescent Society) pada hari Minggu (8/3) juga mengeluarkan peringatan bahwa senyawa beracun yang berasal dari depot minyak yang terbakar dapat menyebabkan hujan asam berbahaya jika terjadi presipitasi, menurut laporan dari kantor berita semiresmi Iran, Mehr.

Selain itu, kantor berita resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa serangan AS-Israel tersebut mengakibatkan enam orang tewas dan 21 lainnya mengalami luka-luka di salah satu fasilitas penyimpanan minyak di Provinsi Alborz. Sebelumnya, pada bulan Juni 2025, Israel juga menargetkan depot minyak di wilayah barat Teheran dalam perang yang berlangsung selama 12 hari dengan Iran.

Pada tanggal 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan sejumlah kota lain di Iran, yang mengakibatkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, beberapa anggota keluarganya, komandan militer senior, dan warga sipil. Iran kemudian membalas dengan serangkaian gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel dan pangkalan AS di Timur Tengah.

Rekomendasi