Sumber air rusak di Suriah, PBB sepakat akan pasok air bersih

Sabtu, 14 Januari 2017 14:15 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Sumber air rusak di Suriah, PBB sepakat akan pasok air bersih Warga Suriah mengambil air bersih. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kesepakatan pasokan air bersih di Wadi Barada, Suriah disambut baik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal ini diketahui dari Eri Kaneko, asisten juru bicara Sekretaris Jenderal PBB.

Kaneko menyebutkan tim teknis pemerintah Suriah dan Bulan Sabit Merah Arab Suriah (SARC) memasuki daerah tersebut pada Jumat untuk melakukan penilaian kerusakan sumber air. Tak hanya itu, prasarana di lokasi mata air Al-Fiji juga akan ditinjau, serta kajian mengenai perbaikan instalasi itu akan dikeluarkan segera.

Empat juta orang yang tinggal di Ibu Kota Damaskus, Suriah tidak mendapat air sejak 22 Desember lalu. Akibatnya, pertempuran sering terjadi di wilayah itu karena berebut air bersih.

"Tim PBB mengikuti lembaga pengairan dan Bulan Sabit Merah dan siap memasuki daerah tersebut serta memberi dukungan tambahan guna menjamin perbaikan cepat prasarana air," kata Kaneko, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (14/1).

PBB sendiri meminta semua pihak menjamin akses tanpa batas dan berkelanjutan guna memulihkan pembagian air. Hal dasar ini berguna bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan warga sipil.

Sementara itu, lembaga pengairan terus melaksanakan rencana darurat demi memenuhi setidaknya 30 persen keperluan harian warga Kota Damaskus.

PBB dan mitranya juga terus menanganai 15.000 orang yang kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran di Wadi Barada dan sekitarnya.

Bulan Sabit Merah, organisasi kemanusiaan yang bekerja dalam Perang Saudara Suriah dan terlibat dalam pengungsian orang dari wilayah yang dicabik pertempuran ke tempat lain, PBB dan organisasi non-pemerintah menanggapi keperluan warga yang kehilangan tempat tinggal dengan menyediakan perangkat musim dingin, selimut, kantung tidur, kasur, perabotan dapur dan bantuan lain darurat. [che]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini