Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Stasiun Antariksa Internasional NASA akan Jatuh ke Bumi pada 2031

Stasiun Antariksa Internasional NASA akan Jatuh ke Bumi pada 2031 Stasiun Antariksa Internasional (ISS) NASA. ©Reuters

Merdeka.com - Stasiun Antariksa Internasional (ISS) akan terus bekerja sampai 2030, sebelum jatuh ke Samudera Pasifik pada awal 2031, menurut Badan Antariksa AS atau NASA.

Dalam laporannya pada awal Februari, NASA menyampaikan ISS akan jatuh ke sebuah bagian Samudera Pasifik yang dikebal sebagai Point Nemo. Ini adalah titik terjauh dari darat di planet Bumi, juga dikenal sebagai kuburan pesawat ruang angkasa.

Banyak satelit tua dan runtuhan antariksa jatuh ke titik tersebut, termasuk stasiun antariksa Rusia, Mir pada 2001.

Dikutip dari BBC, Senin (14/2), NASA mengatakan aktivitas ruang angkasa di masa depan yang mendekati Bumi akan dipimpin sektor komersial.

ISS, proyek bersama lima badan antariksa, telah berada pada orbit sejak 1998 dan berawak sejak 2000. Lebih dari 3.000 penyelidikan penelitian berlangsung di laboratorium mikrogravitinya.

Namun, ISS hanya diizinkan beroperasi sampai 2024 dan setiap perpanjangan harus disetujui semua pihak.

NASA menyampaikan, rencana untuk mempensiunkan ISS menandai sebuah transisi ke sektor komersil untuk kegiatan di orbit orbit rendah Bumi - area ruang angkasa yang dekat dengan Bumi.

"Sektor swasta secara teknik dan finansial mampu mengembangkan dan mengoperasikan destinasi orbit rendah-Bumi, dengan bantuan NASA," jelas direktur komersial antariksa NASA, Phil McAlister.

Pada 2020, NASA memberikan sebuah kontrak kepada perusahaan Axiom Space berbasis di Texas untuk membangun setidaknya satu modul yang bisa dihuni untuk disambungkan dengan ISS. NASA juga memberikan pendanaan untuk tiga perusahaan untuk mengembangkan desain stasiun ruang angkasa dan destinasi komersial lainnya di orbit.

Diharapkan proyek baru ini akan bisa beroperasi sebagian sebelum ISS pensiun.

Laporan transisi yang diterbitkan NASA ini keluar setelah pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan pihaknya berkomitmen memperpanjang aktivitas stasiun antariksa sampai 2030. Namun, perpanjangan ini masih memerlukan dukungan rekan internasional, termasuk Rusia, dan pendanaan untuk ISS saat ini yang disetujui Kongres AS hanya sampai 2024.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP