Siswa Filipina Harus Menanam Minimal 10 Pohon Sebelum Lulus Sekolah

Jumat, 31 Mei 2019 19:52 Reporter : Pandasurya Wijaya
Siswa Filipina Harus Menanam Minimal 10 Pohon Sebelum Lulus Sekolah ilustrasi menanam. ©istock

Merdeka.com - Filipina baru saja mengesahkan undang-undang yang mengharuskan siswa sekolah menanam 10 pohon sebelum lulus.

Pada 15 Mei lalu Kongres Filipina mengesahkan undang-undang yang menyatakan semua siswa dari mulai sekolah dasar, sekolah menengah, hingga universitas harus menanam sedikitnya 10 pohon jika ingin lulus.

Dikutip dari laman Business Insider, Kamis (30/5), pohon-pohon itu bisa ditanam di hutan, kawasan mangrove, cagar alam, daerah perkotaan, lokasi pertambangan yang sudah ditinggalkan, atau wilayah pedalaman.

Aturan yang bernama Undang-undang Warisan Kelulusan untuk Lingkungan 2016 itu diusulkan oleh anggota kongres Gary Alejano untuk mempromosikan 'tanggung jawab antargenerasi' demi perlindungan lingkungan.

"Kita mengakui hak kaum muda untuk memperoleh ekologi yang sehat dan seimbang maka tidak ada alasan mengapa mereka tidak bisa ikut berperan untuk memastikan tindakan ini menjadi kenyataan," tulis Alejano dalam penjelasan undang-undang baru itu.

Menurut Alejano, dengan kebijakan ini maka saban tahun akan ada sedikitnya 525 miliar pohon tambahan demi satu generasi mendatang.

"Dengan lebih dari 12 juta siswa yang lulus dari sekolah dasar dan hampir lima juta lulus dari sekolah menengah dan hampir 500 ribu lulus dari universitas setiap tahun, maka langkah ini, jika diterapkan dengan baik, akan menumbuhkan paling sedikit 175 juta pohon baru setiap tahun. Dalam hitungan satu generasi, tidak kurang dari 525 miliar pohon bisa ditanam," ujar Alejano.

Undang-undang baru itu mengamanatkan Departemen Pendidikan bertanggung jawab untuk menerapkan aturan tersebut, sedangkan lembaga lain seperti Departemen Pertanian dan Lingkungan akan mendirikan pusat pembibitan, memasok benih, mencarikan lokasi penanaman yang cocok dan memantau pertumbuhan pohon.

Alejano mengatakan meski pohon-pohon yang ditanam itu misalnya hanya tumbuh 10 persennya saja maka akan ada tambahan 525 juta pohon di Filipina setiap tahunnya.

Dengan penanaman pohon ini maka para siswa mempunyai warisan untuk lingkungan dan generasi akan datang, kata Alejano. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini