Sewa Pelacur di Israel Bakal Didenda Maksimal Sampai Rp 290 juta

Rabu, 26 Desember 2018 18:48 Reporter : Pandasurya Wijaya
Sewa Pelacur di Israel Bakal Didenda Maksimal Sampai Rp 290 juta PSK dan transgender berjalan di catwalk. ©2018 REUTERS/Pilar Olivares

Merdeka.com - Parlemen Israel, Knesset, akan meloloskan undang-undang yang bakal mengkriminalkan para lelaki hidung belang yang biasa menyewa pelacur.

Undang-udang anyar itu akan menjadikan Israel negara ke-10 yang mengkriminalkan penyewa pekerja seks komersil. Dengan aturan ini Israel bermaksud lebih melindungi para PSK. Undang-undang ini dijadwalkan akan melalui proses voting final pekan depan, sebelum Knesset resesi jelang pemilu.

Dilansir dari laman the Jerusalem Post, Selasa (25/12), menurut Kementerian Kesejahteraan, saat ini ada 14.000 orang yang terlibat di dunia prostitusi di Israel, termasuk 3.000 di antaranya anak di bawah umur dan 76 persen berharap mereka bisa meninggalkan profesi itu. Usia harapan hidup seorang pelacur di Israel mencapai 46 tahun.

Jika undang-undang ini sudah diberlakukan maka siapa pun yang mencoba menyewa PSK akan dikenai denda Rp 7 juta dan mereka yang melakukan pelecehan akan didenda Rp 14 juta bahkan jika korban menuntut pelaku bisa didenda maksimal mencapai Rp 290 juta.

Undang-undang ini tidak akan mengkriminalkan pelaku tapi juga supaya mereka yang terlibat di dalamnya bisa meninggalkan dunia itu dan mencari penghidupan lain. Pemerintah Israel sudah menyiapkan dana sebesar Rp 348 miliar untuk tiga tahun ke depan buat merehabilitasi para PSK.

Aturan ini dikatakan menerapkan 'Model Nordic' yang pertama kali diberlakukan di Swedia pada 1999. Dalam beberapa tahun belakangan undang-undang serupa juga diberlakukan di Irlandia, Prancis, Kanada, Norwegia, dan beberapa negara bagian di Amerika Serikat.

Menurut Satuan Tugas Perdagangan Manusia dan Prostitusi, model aturan ini terbukti bisa mengurangi permintaan di dunia prostitusi. Dengan makin rendahnya jumlah orang yang menjadi PSK maka dengan begitu mengurangi kasus perdagangan manusia. [pan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini