Semua sekolah di New Delhi diliburkan karena polusi asap kian parah
Merdeka.com - Wakil Kepala Menteri India Manish Sisodia hari ini mengatakan semua sekolah di Ibu Kota New Delhi diliburkan sampai hari Minggu lantaran polusi asap kian parah. Sehari sebelumnya dia juga memerintahkan sekolah-sekolah menengah ditutup karena asap pekat membekap ibu kota. Dia bahkan menyebut New Delhi ibarat 'kamar gas' karena asap yang sudah dalam tahap berbahaya.
"Karena kualitas udara yang memburuk di Delhi, kesehatan anak-anak tidak bisa dianggap enteng. Kami telah memerintahkan penutupan semua sekolah di Delhi sampai hari Minggu," kata cuitan Manish Sisodia di Twitter.
Polusi di Delhi mulai melonjak sampai 30 kali dari tingkat aman menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Asap abu-abu tebal menyelimuti jalan-jalan di ibu kota paling berpolusi di dunia. Banyak pejalan kaki maupun pesepeda yang menggunakan masker dengan saputangan dan selendang.
"Saya akan meminta masyarakat agar menghindari jalan pagi. Situasinya mendekati krisis yang parah," kata Sisodia, seperti dilansir dari NDTV, Rabu (8/11).
Pemerintah Delhi telah mengeluarkan pengumuman yang menyarankan anak-anak dan orang tua agar menghindari aktivitas di luar rumah.
Kualitas udara Delhi biasanya memburuk menjelang permulaan musim dingin, karena udara dingin menyerap polutan di dekat tanah, sehingga sulit menyebar ke atmosfer, sebuah fenomena yang dikenal sebagai inversi.
Kembang api yang digunakan untuk merayakan tradisi Diwali bulan lalu ikut memperparah polusi asap yang disebabkan mesin diesel, pembangkit listrik berbahan bakar batu bara dan emisi industri.
Kondisi ini semakin diperburuk dengan pembakaran lahan oleh petani di negara-negara bagian lain setelah mereka panen.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya