Robert Mugabe menolak mundur sebagai Presiden Zimbabwe
Merdeka.com - Robert Gabriel Mugabe menegaskan menolak mengundurkan diri sebagai Presiden Zimbabwe. Mugabe berjanji untuk mengatasi kekurangan rezimnya.
"Pemerintah tetap berkomitmen untuk memperbaiki kondisi sosial dan material rakyat," kata Mugabe
Dia bersumpah akan menjalankan sidang kongres partai setelah terancam didepak. Komite utama partai berkuasanya, ZANU-PF, mendesak Mugabe mengundurkan diri pada Senin waktu setempat atau menghadapi pemakzulan. Ancaman pemecatan hingga desakan mundur sebagai presiden itu muncul seiring militer mengambil alih kekuasan Mugabe.
"Saya akan memimpin prosesnya, yang tidak boleh dianggap sebagai tindakan yang dilihat untuk melemahkan atau membahayakan hasil di mata publik," katanya.
Menurut stasiun televisi pemerintah, ZBZ, Mayoritas para petinggi partai menyarankan Mugabe dikeluarkan dari organisasi yang telah dikuasainya sejak 1980. Tak hanya itu, parlemen dan kabinet Mugabe juga bisa mengakhiri masa kepresidenannya sebagai bentuk halus dari pengambilalihan kekuasaan oleh militer yang selalu mengatakan langkah mereka bukan kudeta.
Militer Zimbabwe menangkap Mugabe Rabu lalu, mengakhiri masa kepemimpinannya selama 37 tahun sebagai presiden meski kemarin dia dibolehkan muncul ke publik untuk menghadiri acara kelulusan di sebuah kampus.
"Kami tidak bisa dipimpin oleh kepahitan atau dendam, keduanya tidak akan membuat kita menjadi lebih baik," kata media setempat seperti dilansir dari Nypost, Senin (20/11).
Desakan Mugabe mundur pun disambut puluhan ribu warga Zimbabwe dengan memadati jalan-jalan di Harare pada Sabtu pagi (18/11), menuntut Mugabe secepatnya mengundurkan diri. Mereka berteriak kegirangan karena yakin masa kepemimpinan Mugabe akan berakhir.
Seorang pendemo bernama Fred Mubay mengatakan situasi Zimbabwe yang sejak lama menderita, sekarang akhirnya bahagia. Banyak yang membawa bendera nasional. Bahkan sebuah poster yang dibawa oleh seorang warga menuliskan sebuah pesan untuk presiden berusia 93 tahun itu:
"Tinggalkan Zimbabwe sekarang !!!"
Selain itu, seorang penjual di sebuah persimpangan mengangkat sebuah surat kabar dengan tajuk utama: "Mugabe terpojok."
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya