Presiden Rusia Vladimir Putin kemarin mengendarai mobil Mercedes melintasi jembatan Crimea yang menghubungkan Rusia ke Semenanjung Crime.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Putin mengemudikan mobil Mercedes dan bukan mobil kepresidenan Rusia Aurus, karena hanya mobil itulah yang tersedia di lokasi.
"Dia (Putin) mengemudikan mobil Mercedes itu supaya tidak memakai mobil tambahan," kata Peskov.
Putin melintasi jembatan itu setelah kurang dari dua bulan lalu jembatan itu rusak karena dibom.
Jembatan sepanjang 19 kilometer itu dibuka secara resmi oleh Putin pada 2018. Pada 8 Oktober lalu jembatan itu dibom dan menurut Rusia pelakunya adalah Ukraina.
Putin yang ditemani Wakil Perdana Menteri Marat Khusnullin terlihat menyetir mobil Mercedes dan sambil mengemudi dia bertanya tentang lokasi serangan bom di jembatan itu. Tayangan itu muncul di stasiun televisi Rusia.
"Kita melintas di jalur sebelah kanan," kata Putin, seperti dilansir laman Reuters. "Karena sisi sebelah kiri jembatan sedang dalam perbaikan, saya maklum, tapi bagaimana perbaikan harus selesai. Masih ada kerusakan kecil. Kita harus mengembalikannya ke kondisi semula."
Putin juga kemudian berjalan di sepanjang jembatan terbesar di Eropa itu untuk menginspeksi bagian yang masih terlihat rusak.
Ukraina tidak pernah mengaku bertanggung jawab atas pengeboman jembatan pada 8 Oktober pagi itu, sehari setelah ulang tahun Putin ke-70. Dinas Intelijen Rusia mengatakan serangan itu dirancang oleh intelijen Ukraina.
Ledakan bom waktu itu menghancurkan satu bagian jembatan, membuat lalu lintas di sepanjang Selat kerch terhambat. Ledakan juga menghancurkan sejumlah tanki bahan bakar di kereta yang sedang melaju menuju Semenanjung Crimea dari wilayah selatan Rusia.
Rusia mencaplok Crimea yang diserahkan Soviet Rusia ke Soviet Ukraina pada 1954 oleh pemimpin Soviet kala itu Nikita Khrushchev dan diakui oleh Rusia pada 1994 setelah runtuhnya USSR.
Ukraina berjanji akan mengembalikan Crimea yang selama ini bergantung dari jembatan itu untuk berbagai pasokan logistik.
Perusahaan orang dekat Putin, Arkady Rotenberg, membangun jembatan terpanjang di Eropa itu. Putin menyebut proyek itu sudah lama diimpikan oleh para Tsar Rusia dan pemimpin Soviet tidak ada yang berhasil membangunnya.
Berikut cuplikan video saat Putin mengemudikan Mercedes di Jembatan Crimea