Pasukan Khusus Special Air Service (SAS) Inggris diduga sudah sampai Ukraina. Presiden Rusia, Vladimir Putin kabarnya memberikan perintah kepada Angkatan Bersenjata untuk memburu seluruh anggota SAS.
Badan Investigasi negara bagian Rusia menyelidiki kabar kedatangan pasukan SAS yang dikirim ke Lviv di Ukraina Barat. Menurut sumber dari pihak keamanan Rusia, ada sekitar 20 anggota SAS sedang beroperasi di negara tersebut.
Komite Invesigasi Rusia terus memantau, jika pasukan SAS benar-benar membantu layanan khusus soal mengatur sabotase di wilayah Ukraina.
Pasukan SAS sudah terlatih untuk urusan operasi khusus, pengawasan dan kontraterorisme.