Peng Shuai Muncul dalam Video Call dengan Komite Olimpiade, Mengaku Aman dan Sehat

Bintang tenis China Peng Shuai melakukan video call pada Minggu dengan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dan mengatakan dirinya aman dan sehat.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Peng Shuai Muncul dalam Video Call dengan Komite Olimpiade, Mengaku Aman dan Sehat
Petenis China, Peng Shuai muncul dalam turnamen Fila Kids Junior Tennis Challenger Final di Beijing,. ©TWITTER @QINGQINGPARIS via REUTERS

Bintang tenis China Peng Shuai melakukan video call pada Minggu dengan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dan mengatakan dirinya aman dan sehat, seperti disampaikan IOC, setelah sejumlah pemerintah Barat mengungkapkan kekhawatirannya terkait keselamatan Peng.

Foto dan video Peng di turnamen anak-anak di Beijing diterbitkan sebelumnya pada hari itu, namun tidak langsung meredakan kekhawatiran, setelah hampir tiga pekan Peng menghilang dari publik setelah mengungkap dugaan pelecehan seksual yang dilakukan mantan Wakil Perdana Menteri China, Zhang Gaoli.

Dalam sebuah pernyataan, IOC mengatakan Peng dalam obrolan 30 menit dengan Bach itu menyampaikan terima kasih kepada IOC atas perhatiannya.

"Dia menjelaskan bahwa dia aman dan sehat, tinggal di rumahnya di Beijing, tapi ingin privasinya dihargai untuk saat ini," jelas IOC, dikutip dari Reuters, Senin (22/11).

"Itulah mengapa dia lebih memilih menghabiskan waktu bersama teman-teman dan keluarganya untuk saat ini. Namun demikian, dia akan tetap terlibat dalam tenis, olahraga yang sangat dia cintai."

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian meminta pemerintah China memberikan kepastian, karena seperti disampaikan Asosiasi Tenis Perempuan (WTA) bahwa foto-foto Peng di turnamen tersebut merupakan bukti yang tidak cukup.

"Saya berharap hanya satu hal: dia bicara," kata Le Drian kepada stasiun televisi LCI.

Dia menambahkan, akan ada konsekuensi diplomatik jika China tidak menerangkan masalah ini. Kantor Kementerian Luar Negeri Prancis belum menjawab ketika ditanya soal pernyataan IOC.

AS dan Inggris juga telah meminta China memberikan bukti di mana keberadaan Peng.

Kekhawatiran atas keadaan Peng muncul ketika kelompok HAM global dan sejumlah pihak lainnya menyerukan pemboikotan Olimpiade Musim Dingin di Beijing pada Februari mendatang karena catatan buruk HAM China.

Pada 2 November, Peng mengunggah di Weibo (Twitter China), Zhang Gaoli melecehakannya beberapa tahun lalu. Baik Zhang maupun pemerintah China belum mengomentari tuduhan tersebut. Unggahan tersebut dengan cepat dihapus dan topik terkait isu itu diblokir pemerintah China.

Editor in Chief Global Times (koran pemerintah China), Hu Xijin, mengunggah video 25 detik di Twitter pada Minggu menunjukkan Peng tersenyum, melambai, dan menandatangani bola tenis raksasa untuk anak-anak dalam turnamen Fila Kids Junior Tennis Challenger Finals.  Global Times diterbitkan People's Daily, koran partai Komunis China.

Halaman resmi agenda tersebut di WeChat menunjukkan foto-foto Peng di turnamen tersebut.

Pada Sabtu malam, Peng mengunjungi restoran ternama di pusat kota Beijing, menurut video yang diunggah Hu yang dikonfirmasi manajer restoran tersebut ke Reuters pada Minggu.

Tujuh orang termasuk Peng berada di restoran Sichuan, kata manajer tersebut, Zhou Hongmei. Zhou menambahkan, Peng dan lainnya makan di ruangan privat dan bergabung juga pemilik restoran.

"Di restoran itu sedang ramai seperti biasa," ujar Zhou, menunjukkan sebuah tagihan makanan termasuk mi dan rebung.

"Mereka tidak pesan banyak. Menurut saya mereka lebih banyak ngobrol."

Juru bicara WTA sebelumnya mengatkan foto dan video tersebut tidak cukup sebagai bukti dan tidak mengatasi kekhawatiran WTA.

Federasi Tenis Internasional (ITF) menyampaikan pihaknya akan terus meminta konfirmasi China bahwa Peng aman.

Rekomendasi