Presenter Perempuan Kembali Tampil di Layar TV Setelah Taliban Ambil Alih Afghanistan

Para aktivis HAM khawatir kebebasan perempuan bisa hilang di bawah Taliban.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Presenter Perempuan Kembali Tampil di Layar TV Setelah Taliban Ambil Alih Afghanistan
Presenter perempuan di salah satu stasiun televisi Afghanistan. ©Screengrab BBC

Presenter perempuan di Afghanistan kembali tampil di layar sebuah stasiun televisi berita utama Afghanistan, setelah sempat tidak mengudara setelah Taliban mengambil alih negara tersebut.

Tampilnya presenter perempuan ini juga terjadi di tengah ketakutan warga Afghanistan setelah Taliban kembali berkuasa. Warga khawatir kemerdekaan perempuan akan hilang di bawah kekuasaan Taliban.

Dikutip dari BBC, Rabu (18/8), stasiun berita Tolo News menyampaikan siaran mereka telah kembali normal.

Banyak pihak mempertanyakan bagaimana hak-hak perempuan di bawah Taliban. Saat Taliban berkuasa pada 1996-2001, perempuan dilarang bekerja dan sekolah. Perempuan juga diwajibkan menutup seluruh wajah mereka menggunakan burka.

Namun ada angin segar Taliban akan sedikit bergeser dari konservatisme menjadi lebih moderat dalam kebijakan-kebijakannya. Dalam konferensi pers pertamanya pada Selasa (17/8), juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan pihaknya berjanji untuk menghormati hak-hak perempuan, memberikan pengampunan bagi mereka yang melawannya dan memastikan Afghanistan yang aman.

Pernyataan ini dinilai untuk meyakinkan dunia dan warga Afghanistan yang ketakutan Taliban akan kembali menerapkan kebijakan kerasnya.

Mujahid menyampaikan perempuan bisa bebas bekerja tapi tidak memberikan rincian terkait aturan dan pembatasan lainnya. Mujahid juga mengatakan semua warga Afghanistan harus hidup di dalam kerangka Islam.

Dalam konferensi pers tersebut, Mujahid juga beberapa pertanyaan dari media asing terkait hak-hak perempuan di bawah pemerintahan Taliban.

“Kami akan mengizinkan perempuan bekerja dan sekolah berdasarkan kerangka kerja kami,” ujarnya, dikutip dari BBC, Rabu (18/8).

“Perempuan akan sangat aktif dalam masyarakat kami.”

Namun dia tidak menerangkan lebih lanjut ketika ditanya soal pakaian dan bidang pekerjaan apa saja yang akan tersedia untuk perempuan.

Rekomendasi