Sekelompok Pria Bersenjata Serbu Penjara di Nigeria, Bebaskan 1.800 Tahanan

Lebih dari 1.800 tahanan kabur setelah sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah penjara di barat daya Nigeria menggunakan bahan peledak.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Sekelompok Pria Bersenjata Serbu Penjara di Nigeria, Bebaskan 1.800 Tahanan
Negara bagian Imo, Nigeria, di mana banyak muncul kelompok separatis. ©Pius Utomi Ekpei/AFP

Lebih dari 1.800 tahanan kabur setelah sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah penjara di barat daya Nigeria menggunakan bahan peledak. Demikian disampaikan otoritas lembaga pemasyarakatan pada Senin.

Otoritas lembaga pemasyarakatan menyampaikan dalam sebuah pernyataan, para penyerang menyerbu penjara Owerri di negara bagian Imo dengan meledakkan tembok sebagai jalan mereka masuk. Penyerang terlibat baku tembak dengan penjaga.

“Saya bisa mengonfirmasi bahwa Badan Lembaga Pemasyarakatan komando negara bagian Imo diserang oleh sekelompok pria bersenjata tak dikenal di Owerri,” jelas juru bicara Badan Lembaga Pemasyarakatan negara bagian Imo, James Madugba kepada AFP.

Dia menambahkan, jumlah tahanan yang kabur belum terkonfirmasi.

“Situasi bisa dikendalikan,” lanjutnya, dikutip dari France 24, Selasa (6/4).
Penyerang tiba menggunakan truk dan bus sebelum menyerang penjara.

Negara bagian Imo adalah bagian wilayah yang telah lama menjadi tempat munculnya kelompok separatis dan di mana ketegangan antara pemerintah federal dan populasi masyarakat suku asli Igbo kerap memanas.

Masyarakat Suku Asli Biafra (IPOB) baru-baru ini mengunggah sejumlah video di media sosial menunjukkan puluhan milisi mereka sedang dalam pelatihan.

Tapi juru bicara IPBO, Emmanuel Powerful membantah terlibat dalam penyerangan penjara tersebut. Bantahan tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan yang dikirim kepada AFP, menyebut setiap tuduhan sebagai “kebohongan”.

Rekomendasi