Saat industri kapal pesiar terhenti di tengah pandemi, Paul Derham seorang wakil kapten P&O Cruises yang sekarang menjalankan dua feri lokal di Mudeford, Inggris, justru mendapat ide brilian untuk menawarkan tur kapal raksasa yang membawa penumpang sedekat mungkin.
Beriklan melalui laman Facebook Mudeford Ferry, dia mulai menjalankan tur “kapal hantu” selama 2,5 jam yang berlayar dalam jarak 50 meter dari beberapa kapal, sementara dia menggunakan pengetahuannya yang mendalam tentang industri pelayaran untuk menghibur pelanggannya.
Dia meraih sukses dalam semalam. Derham dibanjiri minat dari penduduk setempat yang tertarik dengan kapal yang dapat mereka lihat dari pantai terdekat dan turis yang berpergian dari tempat lain di Inggris.
Sementara itu, fanatik kapal pesiar dari seluruh dunia kebanyakan dilarang bergabung karena pembatasan perjalanan yang berkelanjutan, juga memberi tahu Derham betapa bersemangatnya mereka dengan gagasan tersebut.
“Saya benar-benar kewalahan dengan para peminatnya,” ucap Derham kepada CNN Travel, Senin (31/8).“Dan sedikit bangga tanpa menjadi besar hati, bahwa kami berhasil melakukannya," tambahnya.
Advertisement
Kapal yang terkadang terlihat di lepas pantai Mudeford termasuk Royal Caribbean’s Anthem of the Seas, Jewel of the Seas, dan Allure of the Seas, kota terapung raksasa yang biasanya mengangkut ribuan orang. Di bagian barat ada kapal Carnival Valor dan Cunard termasuk Queen Mary 2.
Daya tarik sebenarnya adalah pemandangan kapal. Royal Caribbeans’s Allure of the Seas, salah satu kapal penumpang terbesar di dunia dengan panjang 1.187 kaki dan bisa menampung hingga 6.687 orang.
“Mereka terlihat spektakuler, karena bahkan ketika mereka berada di pelabuhan panggilan seperti Southampton atau di mana pun, Anda tidak bisa sedekat itu dengan kapal serta pemandangan yang bagus,” ujar Derham.
Dua Mudeford Ferries biasanya membawa masing-masing 80 orang, namun untuk memastikan jarak sosial Derham hanya memesan 30 orang per tur. Terlepas dari kesuksesan Ghost Cruise Tours-nya, rute Mudeford Ferry masih merupakan operasi utamanya jadi ia harus mengatur tur seberapa sibuknya feri tersebut.
Cuaca Inggris yang tidak dapat diprediksi juga berperan. Dengan demikian Derham dapat mengawasi prakiraan cuaca dan merencanakan jadwalnya seputar itu dan mengunggah pembaharuan di Facebook.
Reporter Magang: Galya Nge