Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China

Cara membunuh anjing dan kucing itu macam-macam. Ada yang digantung hingga mati, ada pula yang direbus hidup-hidup.

Nanda Farikh Ibrahim
Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China
Sejumlah pedagang tengah menguliti dan membersihkan organ dalam tubuh anjing dan kucing selama Festival Yulin di Yulin, Guangxi, China, Minggu (21/6). Festival Yulin merupakan tradisi menyantap daging anjing dan kucing yang dinilai bagus untuk kesehatan dan membawa keberuntungan oleh leluhur China. ©REUTERS
1 dari 8 halaman
Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China
Meski begitu, festival ini menuai kecaman dari para pecinta hewan karena cara mereka membunuh anjing dan kucing terbilang amat sadis. ©REUTERS
2 dari 8 halaman
Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China
Cara membunuhnya macam-macam. Ada anjing atau kucing yang lehernya dijepit dan kemudian digantung hingga mati. Ada pula yang langsung direbus hidup-hidup. ©REUTERS
3 dari 8 halaman
Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China
Meski menuai kecaman baik dari warga luar maupun lokal, festival ini tetap dilangsungkan. ©REUTERS
4 dari 8 halaman
Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China
Kali ini, lebih dari 10.000 anjing dan kucing dibantai dan dijual bebas di seluruh wilayah China. ©REUTERS
5 dari 8 halaman
Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China
Warga memilih anjing yang akan dikonsumsi selama Festival Yulin di Yulin, Guangxi, China, Minggu (21/6). ©REUTERS
6 dari 8 halaman
Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China
Sejumlah pedagang membakar beberapa anjing dan kucing yang sudah mati untuk menghilangkan bulu-bulu halusnya. ©REUTERS
7 dari 8 halaman
Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China
Beberapa daging anjing digantung di sebuah kios. ©REUTERS
8 dari 8 halaman
Sadis, ribuan anjing & kucing dibantai untuk dikonsumsi di China
Dengan lahap, warga setempat asyik menikmati daging anjing yang sudah dimasak selama Festival Yulin. ©REUTERS
Rekomendasi