Putin isyaratkan maju lagi pada Pemilu Rusia tahun depan

Minggu, 23 Juli 2017 10:57 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Putin isyaratkan maju lagi pada Pemilu Rusia tahun depan Presiden Rusia Vladimir Putin. ©REUTERS

Merdeka.com - Sebagai Presiden Rusia, Vladimir Putin sudah menempati posisi itu selama enam tahun. Kepemimpinannya periode ini akan berakhir pada Maret 2018, namun sepertinya dia mengincar kembali posisi ini dan berpeluang besar kembali terpilih.

Hal ini disampaikan Putin saat berbicara selama tiga jam dalam sesi tanya jawab di hadapan anak-anak Rusia, di sebuah sekolah di Kota Black Sea, Sochi. Berbagai pertanyaan dijawabnya, termasuk ketika seorang anak bertanya apa yang akan dilakukan setelah dia meninggalkan kantornya.

Merespon pertanyaan itu, dia hanya tersenyum sambil berkata, "Saya belum memutuskan akan meninggalkan kantor kepresidenan atau tidak."

Meski demikian, dia berjanji untuk tidak mengubah konstitusi Rusia untuk menjadikan dia bertahan sebagai presiden.

"Saya memiliki sebuah kesempatan, saya bisa meminta mengubah konstitusi di suatu masa, namun saya tidak akan melakukan itu. Dan saya tidak berniat melakukannya di masa depan," lanjut dia.

Aturan saat ini memungkinkan presiden untuk melayani setidaknya dua era berturut-turut. Putin pernah menjadi perdana menteri pada 1999-2000 lalu terpilih sebagai presiden pada 2000 hingga 2008. Dia menjadi perdana menteri lagi pada 2008-2012 baru kemudian menjadi presiden lagi sejak 2012.

Hal ini memungkinkan dia kembali sebagai Presiden Rusia satu periode lagi.

Selama sesi tanya jawab, dia menghadapi serangkaian pertanyaan dari anak-anak, namun tak ada yang kontroversial. Dia menuturkan sangat suka bercengkrama dengan teman-temannya, membaca buku sejarah, mendengarkan musik dan berolah raga untuk mengisi waktu luangnya.

Putin mengakui sangat jarang menggunakan internet, namun dia tertarik ketika membandingkan orang-orang yang menggunakan identitas palsu secara daring saat dia bekerja untuk agen intelijen KGB.

Di akhir tanya jawab, Putin ditantang menjawab tiga nilai terpenting dalam hidupnya.

"Cinta, kebebasan dan hidup itu sendiri," jawab sang presiden. [pan]

Baca juga:

Kapal selam nuklir raksasa Rusia jalan-jalan di perairan Denmark

Keunikan Piramida Giza dari jerami di Rusia

Pemberontak pro Rusia di timur Ukraina bakal bikin negara baru

AS bakal setop bantu pemberontak, Rusia bisa menang di Suriah

Rusia diguncang gempa 7,8 SR berpotensi tsunami

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini