Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev Nyatakan Mundur Setelah 28 Tahun Berkuasa
Merdeka.com - Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev pada Selasa (19/3) mengumumkan pengunduran dirinya. Presiden yang berusia 70 tahun tersebut, telah memerintah Kazakhstan sejak kemerdekaan negeri itu pada 1991.
"Saya telah memutuskan untuk mundur dari jabatan presiden," kata Nazarbayev seperti dikutip kantor berita Turki Anadolu, Rabu (20/3).
Dalam pidato pernyataan mundurnya yang disiarkan oleh semua saluran stasiun televisi nasional Kazakhstan, Nazarbayev mengucapkan terima kasih kepada rakyat karena telah memberi kesempatan kepadanya untuk menjadi presiden pertama Kazakhstan setelah merdeka. Ia mengenang kesulitan yang dialami negeri itu setelah ambruknya Uni Sovyet dan Kazakhstan menyatakan kemerdekaannya.
"Itu adalah cobaan. Kita melaluinya, dan secara aktif mulai membangun Kazakhstan menuju pembangunan," ujarnya.
Kepada generasi muda, Nazarbayev menaruh harapan akan mempertahankan Kazahstan dan memperkuatnya serta memanfaatkan semua upaya serta pengetahuan mereka bagi kemakmuran negeri ini.

Ketua senat Kazakhstan Kassym-Zhomart Tokayev ©2018 Merdeka.com/Ira Astiana
Sebagai penggantinya sampai pemilu presiden digelar tahun depan, berdasarkan undang-undang, pemimpin Senat Kazakhstan Kassym-Zhomart Tokayev akan melaksanakan tugas presiden.
"Kelanjutan kekuasaan di Kazakhsan diatur oleh undang-undang dasar. Dalam kasus terputusnya masa jabatan presiden di tengah jalan, wewenangnya dialihkan kepada Ketua Senat. Lalu, akan dilakukan pemilihan presiden baru," kata Nazarbayev.
Dia memuji Tokayev, yang lulus dari Moscow Institute of International Relations, memiliki gelar doktor dan fasih berbahasa Inggris serta China. Tokayev sebelumnya pernah menjadi menteri luar negeri, wakil perdana menteri dan perdana menteri, dan wakil sekretaris jenderal PBB.
"Ia telah bekerja bersama saya sejak hari pertama kemerdekaan Kazakhstan. Saya mengenal dia sangat baik. Ia sepenuhnya menyadari kebijakan dalam dan luar negeri Kazakhstan. Ia bertindak dalam pengembangan dan pengesahan semua program," kata Nazarbayev.
Tokayev akan mulai memangku jabatan setelah diambil sumpahnya di Parlemen pada hari ini Rabu (20/3).
Dengan pengunduran diri ini, Nazarbayev (78) tercatat sebagai pemimpin pertama di kawasan Asia Tengah pada era pasca-Soviet yang secara sukarela meletakkan jabatan.
Sebelumnya, pada akhir Februari lalu, Nazarbayev mengambil langkah membubarkan pemerintah di negeri itu. Dia beralasan pertumbuhan ekonomi terus menurun dan menjanjikan pembaruan untuk menyediakan kehidupan yang berkualitas buat semua orang.
Nursultan Abishuly Nazarbayev lahir di Chemolgan, RSS Kazakhstan, Uni Soviet, 6 Juli 1940. Dia merupakan presiden pertama Kazakhstan sejak bubarnya Uni Soviet dan kemerdekaan negara itu pada tahun 1991.
Sebelum Kazahkstan merdeka, Nazarbayev memimpin wilayah itu sejak tahun 1989 dan berlanjut hingga setelah Kazakhstan memisahkan diri dari Uni Soviet tahun 1990. Ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Menteri RSS Kazakhstan (1984-1989) dan Sekretaris Pertama Partai Komunis Kazakhstan (1989-1991).
Saat Uni Soviet dipimpin Mikhail Gorbachev, status Kazakhstan diubah menjadi Republik Soviet Sosialis Kazakh. Semula, ia dipilih hanya untuk menjabat selama empat tahun. Pada tahun 1998, ia mengeluarkan dekrit yang membuatnya tetap berkuasa hingga sekurang-kurangnya 7 tahun lagi.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya