Presiden Afghanistan tawarkan gencatan senjata kepada Taliban selama Idul Adha

Minggu, 22 Juli 2018 11:44 Reporter : Farah Fuadona
Presiden Afghanistan tawarkan gencatan senjata kepada Taliban selama Idul Adha Ashraf Ghani tampil bersama istrinya. alarabiya.net

Merdeka.com - Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menawarkan kepada Taliban gencatan senjata selama masa liburan Idul Adha. Pengumuman tersebut disampaikan saat dugaan perundingan perdamaian dengan Taliban semakin berkembang.

Sebelumnya pada bulan Januari, Presiden Ghani telah menawarkan perundingan perdamaian tanpa syarat kepada Taliban, dan perundingan itu menghasilkan tiga hari gencatan senjata selama Idul Fitri.

Gencatan senjata yang terjadi pada bulan lalu itu, merupakan sesuatu yang belum pernah terjadi selama pertikaian di Afghanistan. Pemandangan langka para kelompok bersenjata Taliban dan militer Afghanistan yang saling berlebaran dan berfoto bersama menjadi pemandangan menarik di kota-kota.

Banyak pihak yang berharap gencatan senjata kembali terjadi setelah Afghanistan dilanda perang selama 17 tahun.

Juru bicara Ghani, Haroon Chakansuri, membenarkan laporan dari surat kabar Wall Street Journal pada pekan ini yang menyatakan bahwa pemerintah tengah mempertimbangkan gencatan senjata selama masa Idul Adha yang akan jatuh pada 22 Agustus mendatang.

Sementara itu, Amerika Serikat sudah menyatakan siap berperan serta dalam perundingan segitiga bersama pemerintah Afghanistan dan Taliban. Washington juga bersedia untuk mendiskusikan penarikan pasukan asing di negara tersebut.

Taliban sebelumnya menolak perpanjangan gencatan senjata yang ditawarkan oleh Ghani, yang memerintahkan pasukannya untuk tidak menggelar operasi militer selama 10 hari tambahan setelah berakhirnya libur Idul Fitri.

Sejak saat itu, pertempuran kembali berlangsung di berbagai wilayah Afghanistan dengan korban puluhan tentara dan polisi dan lebih banyak lagi warga sipil, termasuk 14 orang yang tewas akibat serangan udara di Provinsi Kunduz. [frh]

Topik berita Terkait:
  1. Afghanistan
  2. Taliban
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini