Perusahaan China Paling Banyak Menyumbang di Seluruh Dunia Saat Pandemi Corona

Rabu, 10 Juni 2020 07:07 Reporter : Iqbal Fadil
Perusahaan China Paling Banyak Menyumbang di Seluruh Dunia Saat Pandemi Corona Jack Ma. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce Alibaba Group dan anggota Partai Komunis yang berkuasa, membantu membayar 1.000 ventilator yang dikirim ke New York pada bulan April lalu. Yayasan Ma juga menyumbang ventilator, masker dan perlengkapan lainnya di Afrika, Amerika Latin dan Asia.

Pandemi menandai debut para elite bisnis China sebagai donor kemanusiaan global bersama dengan rekan-rekan mereka dari Amerika, Eropa dan Jepang. Ma, Alibaba, dan perusahaan-perusahaan China lainnya serta para taipan menyumbang ratusan juta dolar untuk pasokan medis, makanan, dan uang tunai di berbagai negara.

Seperti dilansir dari Associated Press, Selasa (9/6), perusahaan aplikasi video TikTok telah berjanji USD 250 juta untuk membayar pekerja kesehatan dan membantu orang lain terdampak oleh wabah. Tencent, operator layanan pesan WeChat yang populer, menjanjikan USD 100 juta dan mengatakan telah mengirim masker dan alat pelindung ke 15 negara termasuk Amerika Serikat.

Perusahaan lain termasuk pembuat komputer Lenovo dan pembuat mobil listrik BYD Auto telah memberikan masker dan persediaan lainnya. Haier Smart Home, pembuat alat global, mengatakan pabriknya di Pakistan mendistribusikan makanan ke tetangga.

Baca Selanjutnya: Memperbaiki Citra China...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini