Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pernah sebut pelacur, kini Korut juluki mantan presiden Korsel pengkhianat

Pernah sebut pelacur, kini Korut juluki mantan presiden Korsel pengkhianat Park Geun Hye. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Korea Utara menyebut mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye sebagai pengkhianat. Selain itu, Korut juga menyebut wanita yang divonis 24 tahun penjara karena menerima suap itu bertanggung jawab atas kasus korupsi besar lain yang masih disembunyikan.

Penghinaan itu disampaikan Korut melalui kantor berita resminya sehari setelah Pengadilan Distrik Seoul menyampaikan putusannya. Geun-hye terbukti bersalah atas sejumlah tuduhan, termasuk penyalahgunaan kekuasaan, pembocoran rahasia negara, hingga penerimaan uang suap senilai jutaan dolar melalui sebuah pemerasan.

Dilansir dari laman Washington Post, Sabtu (7/4), hubungan antara Korut dan Korsel memang berada di titik terendah saat Geun-hye masih menjabat sebagai presiden. Beberapa kali Korut menyebut panggilan bernada penghinaan kepada Geun-hye mulai dari 'pelacur' untuk Amerika Serikat, 'iblis pembunuh', hingga juga pernah didoakan agar cepat meninggal karena mengalami kekerasan.

Pada Juni lalu, Korut berjanji akan mengeksekusi Geun-hye dan kepada agen mata-matanya karena pernah berencana membunuh pemimpin mereka, Kim Jong-un.

Korsel yang kini dipimpin oleh Presiden Moon Jae-in tengah berada dalam kondisi yang membaik. Bahkan, kedua pemimpinnya akan segera menggelar pertemuan pada Mei mendatang. Saat ini, pejabat tinggi kedua negara sedang mempersiapkan pertemuan tersebut agar berjalan lancar.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP