Penjara di Brazil rusuh rusuh lagi, 10 narapidana dilaporkan tewas
Merdeka.com - Sedikitnya 10 narapidana tewas dalam sebuah kerusuhan di sebuah penjara sebelah timur laut Brazil. Sejumlah geng yang beranggotakan para napi tersebut terlibat perkelahian dengan geng dari sektor yang lain.
Dilaporkan harian The New York Times, Minggu (15/1), kerusuhan tersebut terjadi di Negara Bagian Alcacus, dekat Natal di timur laut Rio Grande do Norte.
Kerusuhan terjadi karena perkelahian antar napi di sektor berbeda. Tak lama, polisi berhasil mengatasi keadaan dan langsung menguasai penjara tersebut. Sementara, keluarga dari para napi menyerang polisi demi menerobos masuk.
"Sejumlah narapidana berusaha keluar dari sel mereka dan menyerang sayap yang lain. Ada friksi, ada penyerangan. Tetapi polisi sudah bekerja mengamankan situasi sehingga tidak mencapai paviliun lainnya di penjara yang sama," ujar sekretaris keamanan publik dan pertahanan sosial Rio Grande do Norte, Caio Bezerra.
Setidaknya, 100 orang meninggal dunia akibat gelombang kericuhan di sejumlah penjara akibat kondisinya sudah overkapasitas. Sebagian besar korban tewas akibat dipenggal atau dimutilasi oleh sesama narapidana.
Sejak awal tahun 2017, kerusuhan di dalam penjara sudah terjadi sebanyak tiga kali. Kejadian pertama berlangsung 2 Januari lalu, di mana empat narapidana tewas dalam kerusuhan di Penjara Puraquequara, Manaus
Kemudian 33 narapidana tewas dalam kerusuhan di Agricultural Penitentiary, Monte Cristo pada 6 Januari lalu. Selang dua hari berikutnya, enam napi lainnya tewas dalam penjara publik Desembargador Raimundo Vidal di Manaus.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya