Pengungsi Rohingya jadi beban ekonomi bagi Bangladesh
Merdeka.com - Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Azmal Kabir mengatakan warga Rohingya yang datang berbondong-bondong dari Myanmar bukanlah pengungsi. Melainkan sebagai orang-orang yang tak memiliki tempat tinggal karena konflik internal di negara mereka.
Kedatangan para pengungsi Rohingya itu, kata Kabir, berdampak bagi perekonomian Bangladesh.
"Tragedi ini tentu menjadi tantangan dan beban bagi perekonomian negara kami, " ujarnya saat ditemui di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (9/4).
Walau begitu negaranya terus berusaha sekuat tenaga untuk membantu Rohingya yang kini ada di Cox’s Bazar.
"Tentu kami mendapat banyak bantuan dari organisasi internasional dan juga mitra kami, pemerintah Indonesia," tambahnya.
Dia berharap konflik yang terjadi di Myanmar bisa segera diselesaikan sehingga mereka bisa kembali ke rumah dan hidup tenang.
Sejak akhir Agustus lalu warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh karena menghindari kekerasan militer Myanmar. Pasukan militer menyerbu desa-desa mereka setelah kelompok militan Rohingya menyerang pos polisi di perbatasan.
PBB mencatat jumlah pengungsi Rohingya sejak Agustus lalu hingga awal tahun ini sudah mencapai hampir 700 ribu orang.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya