Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Peneliti Jepang Temukan Anggrek Spesies Baru, Bentuknya Unik & Teksturnya Mirip Kaca

Peneliti Jepang Temukan Anggrek Spesies Baru, Bentuknya Unik & Teksturnya Mirip Kaca spesies baru anggrek. ©Kenji Suetsugu

Merdeka.com - Peneliti Jepang berhasil menemukan spesies anggrek baru berwarna pink dan putih dengan tekstur layaknya kaca kasar.

Bunga ini merupakan bagian dari famili Orchidaceae, bunga yang sering tumbuh di Jepang. Melalui Journal of Plant Research, peneliti takjub akan keberadaan spesies bunga baru yang nyatanya banyak tumbuh di sekitar kita.

Bunga ini masuk ke dalam genus Spiranthes, yang umumnya memiliki ciri-ciri kelopak bunga berbentuk bel dengan warna keungu-unguan yang melengkung.

Terdapat 40 anggrek bergenus Spiranthes lain yang tersebar di Eurasia, Australia, dan Amerika. Bunga yang sudah dikenal ratusan tahun di Jepang ini umumnya bunga ini tumbuh subur di daerah tropis.

Antologi puisi Jepang

jepang rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Anggrek baru ini ditemukan di prefektur Tokyo di dekat Pulau Hachijo. Sebab itu, spesies bunga baru ini dinamakan Spiranthes hachijoensis.

Bunga ini berukuran lebih kecil yang tegak lebih lurus daripada spesies pendahulunya dan memiliki struktur polinasi yang lebih terbatas.

Secara morfologis, bunga ini dekat hubungannya dengan S. hongkongensis dan S. nivea dengan keunikannya tersendiri.

Selain di Tokyo, bunga ini juga ditemukan di Distrik Kanto dan Distrik Chubu. "Kami sangat senang atas penemuan spesies baru Spiranthes," ucap Kenji Suetsugu, profesor Universitas Kobe kepada CNN, Jumat (17/3).

"Bunga anggrek tipe ini merupakan salah satu tipe anggrek yang telah lama diketahui masyarakat Jepang selama berabad-abad dan dapat ditemukan pada antologi puisi tertua Jepang pada tahun 759," tambahnya.

28.000 spesies anggrek

Yang lebih menakjubkan dari penelitian ini adalah tempat di mana bunga baru ini ditemukan. Suetsugu menyatakan bunga ini ditemukan di tempat-tempat umum.

Ada sekitar 28.000 spesies anggrek di dunia. Penemuan ini dipercaya dapat mendorong peneliti untuk lebih jauh meneliti bunga tersebut.

"Banyak orang yang takjub dengan bentuk dan warna dari bunga anggrek ini. Rasa emosional itu diharapkann mendorong dan menginspirasi kita untuk menjaga bunga ini dari kepunahan," ujar Suetsugu.

 

Reporter Magang: Qaulan Maruf Indra

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP