Pelaku Penembakan di Texas Tembak Neneknya Sebelum Berangkat ke Sekolah

Rabu, 25 Mei 2022 09:40 Reporter : Pandasurya Wijaya
Pelaku Penembakan di Texas Tembak Neneknya Sebelum Berangkat ke Sekolah penembakan di sekolah texas. ©REUTERS/Marco Bello

Merdeka.com - Remaja 18 tahun yang menembak mati 19 anak sekolah dasar dan dua orang dewasa di sekolah dasar Robb Elementary, Uvalde, Texas, Amerika Serikat, hari ini juga menembak neneknya sebelum berangkat ke sekolah itu. Demikian dikatakan aparat penegak hukum kepada CNN.

Senator Texas Roland Gutierrez mengutip Texas Rangers menuturkan, neneknya kini sudah dibawa ke San Antonio dalam kondisi yang masih bertahan hidup.

Pelaku yang diidentifikasi bernama Salvador Ramos itu tewas oleh petugas keamanan setelah dia melancarkan aksinya.

Kepala polisi Distrik Uvalde Pete Arredondo mengatakan pelaku diyakini bertindak sendirian.

Sersan Erick Estrada dari Departemen Keselamatan Publik Texas mengatakan kepada CNN, pelaku menabrak sebuah kendaraan ketika mengemudi di dekat sekolah itu setelah menembak neneknya.

"Tersangka sempat menabrak di dekat sekolah. Saat itulah dia keluar dari mobilnya dan membawa sesuatu yang menurut saya itu senapan dan dia mencoba masuk ke sekolah kemudian kontak senjata dengan aparat keamanan," kata Estrada, seperti dilansir CNN, Rabu (25/5).

Dia juga menuturkan, si pelaku memakai rompi antipeluru, membawa senapan, dan tas ransel. Ramos juga sempat masuk ke beberapa kelas di sekolah itu, ujar Estrada.

Arredondo mengatakan, selain korban tewas ada juga korban luka dalam insiden itu.

Peristiwa penembakan ini mengingatkan orang akan kejadian serupa di Sandy Hook, Connecticut pada 2012 yang menewaskan 26 orang, termasuk 20 anak sekolah dasar berusia 6-7 tahun. [pan]

Baca juga:
Penembakan Massal di Sekolah Texas, 18 Siswa dan Seorang Guru Tewas
Pelaku Penembakan Massal di Buffalo AS Pernah Jalani Pemeriksaan Kesehatan Mental
Gagalnya Aparat Keamanan AS Cegah Penembakan Massal yang Direncanakan Berbulan-Bulan
Imigran China Pelaku Penembakan di Gereja California Punya Motif Benci Orang Taiwan
Rentetan Kasus Penembakan Massal Paling Mematikan di AS
Media Sosial Terbukti Gagal Mencegah Penyebaran Video Penembakan Massal di AS
Benarkah Video Game Jadi Pemicu Penembakan Massal di AS?

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini