Pejabat India Sebut Orang Rajin Sembahyang Kebal Virus Corona
Merdeka.com - Salah satu pimpinan BJP, partai penguasa di India mengatakan orang-orang yang rajin mengikuti ritual sembahyang massal kebal dari virus corona, karena mendapat perlindungan dari Tuhan.
Presiden BJP Cabang West Bengal, Dilip Ghosh menepis kekhawatiran yang meningkat atas kasus virus corona baru setelah mengikuti ritual sembahyang Hindu yang dikenal sebagai "puja" di kota Egra pada Selasa.
"Lihat apa yang sedang berlangsung di sini. Ribuan orang datang bersembahyang. Mereka meminum air dan menggunakan tangan untuk menyajikan Prasad (sesaji atau persembahan kepada dewa-dewa Hindu, dimakan oleh pemuja). Tak akan terjadi apa-apa, mereka diberkati Yang Maha Besar," kata dia, seperti dikutip Russia Today, Rabu (11/3).
Ghosh tak sepakat dengan upaya sejumlah negara menghentikan wabah, seperti isolasi dan membatasi pergerakan warga. Menurutnya tradisi kehidupan di India tak cocok dengan kebijakan seperti itu.
"Ibu-ibu dan saudari-saudari menempuh jarak yang jauh setelah berpuasa untuk mempersembahkan puja," ujarnya.
"Ini adalah budaya kita dan kita melihatnya di manapun di India. Ini adalah identitas negara kita dan kita mengalami kemajuan seperti ini."
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKetua partai regional itu juga menyesalkan ketakutan yang telah melanda seluruh negeri, dengan alasan bahwa ketakutan akan penyakit ini disertai isolasi diri tidak sesuai dengan orang India yang nenek moyangnya pernah menaklukkan perjalanan ruang angkasa.
"Seluruh dunia takut virus corona dan jutaan orang diam di rumah. Mereka yang telah menaklukkan seluruh dunia, mencapai bulan, mereka takut keluar dari rumah-rumah mereka," kata dia.
Sejauh ini, 50 kasus virus corona dilaporkan di India. Dari jumlah itu, 34 merupakan warga India dan 16 adalah warga Italia. Tak ada kematian yang dilaporkan.
Dalam upaya untuk melindungi masyarakat dari wabah global ini, New Delhi meluncurkan serangkaian pembatasan perjalanan baru pada Selasa, melarang masuknya warga negara dari Prancis, Jerman dan Spanyol. Sebelumnya India menangguhkan visa yang dikeluarkan untuk penduduk China, Korea Selatan, Iran, Jepang dan Italia.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya