Pasukan Keamanan Thailand Tembak Tentara Pelaku Penembakan Massal
Merdeka.com - Pasukan Keamanan Thailand menembak mati tentara pelaku penembakan massal di kota Nakhon Ratchasima, Thailand. Penembakan massal pada Sabtu (8/2) sore itu menewaskan 20 orang. Demikian disampaikan polisi Thailand.
Jakraphanth Thomma menembak komandannya di kamp militer sebelum menuju sebuah mal di Nakhon Ratchasima dan melepaskan tembakan. Sampai saat ini motif pelaku belum jelas.
Menteri Kesehatan Publik, Anutin Charnvirakul mengunggah status di Facebook pada Minggu pagi, menyampaikan selamat kepada pasukan keamanan atas aksinya melumpuhkan pelaku.
"Terima kasih polisi dan tentara karena mengakhiri situasi ini. Penembak ditembak mati!!!" tulisnya, dikutip dari BBC, Minggu (9/2).
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPihak berwenang menyampaikan jumlah korban tewas sebanyak 20 orang, 42 lainnya terluka, merevisi laporan sebelumnya yang menyebut terdapat 21 korban tewas.
"Angka resmi jumlah kematian sekarang sebanyak 20 orang dan 42 terluka. Di antara mereka, 21 orang masih di rumah sakit dan 21 orang telah pulang ke rumah," terang Kepala Kantor Kesehatan Publik Provinsi, Narinrat Phitchayakhamin.
Namun demikian, dikhawatirkan masih ada kemungkinan jumlah korban jiwa bertambah.
TKP penembakan massal berada di pusat perbelanjaan Terminal 21, Nakhon Ratchasima. Sebelum pelaku ditembak, sekitar pukul 03.00 waktu setempat, suara tembakan terdengar saat pasukan keamanan menyerbu lokasi dan mencoba menangkap pelaku. Salah satu anggota pasukan keamanan tewas dan dua lainnya terluka.
Laporan awal menyebutkan pria bersenjata tersebut mencoba kabur melalui belakang bangunan mal.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya