Palestina serukan ajakan boikot produk negara pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Sabtu, 30 Desember 2017 11:59 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Palestina serukan ajakan boikot produk negara pindahkan kedutaan ke Yerusalem Demonstran Palestina berpakaian Santa Claus kecam Trump. ©2017 REUTERS/Mohammed Salem

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Malki mengatakan akan memboikot produk negara-negara yang memindahkan kedutaan besar mereka di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem. Dia juga mengajak lima negara Arab untuk melakukan hal serupa.

Dilansir dari Alaraby, Sabtu (30/12), Riyad mengambil contoh Guatemala yang akan mengalami kerugian ekonomi besar akibat rencana pemindahan kedutaan besar. Di mana, 90 persen pendapatan ekspor Guatemala yakni kapulaga (sejenis bumbu dapur) ke negara-negara Arab akan hilang.

Sementara, Menteri Luar Negeri Guatemala Sandra Jovel membantah pemindahan kedutaan besarnya di Israel akan berdampak pada ekonomi negaranya.

Namun, dia mengakui jika Arab dan negara islam lainnya merupakan pengimpor kapulaga terbesar dari Guatemala. Di mana, ekspor kapulaga menyumbang 0,37 persen pertumbuhan ekonomi Guatemala.

"Ini bukan masalah yang harus kami khawatirkan," kata Jovel. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini