Pakistan Gelap, 220 Juta Warga Alami Listrik Padam

Selasa, 24 Januari 2023 10:24 Reporter : Hari Ariyanti
Pakistan Gelap, 220 Juta Warga Alami Listrik Padam Relawan Edhi Foundation di Karachi, Pakistan bekerja saat listrik padam.. ©Akhtar Soomro/Reuters

Merdeka.com - Pakistan mengalami pemadaman listrik karena kesalahan teknis pada Senin. Ini menyebabkan sebagian besar wilayah, termasuk ibu kota Islamabad, tanpa listrik.

Kementerian Energi menyampaikan di Twitter, frekuensi sistem jaringan nasional mati pada Senin pukul 07.34.

"Perbaikan sistem berjalan dengan cepat," jelas kementerian, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (24/1).

Menteri Tenaga Listrik, Khurram Dastgir Khan mengatakan kepada saluran TV lokal, jaringan nasional memadamkan unit pembangkit listrik pada malam hari selama musim dingin untuk menghemat biaya bahan bakar.

Khan mengatakan perbaikan bisa memakan waktu hingga 12 jam, namun jaringan listrik dalam jumlah terbatas telah kembali menyala.

Dalam konferensi pers di Islamabad pada Senin malam, Khan mengatakan pihak berwenang sedang bekerja tanpa henti untuk memperbaiki masalah tersebut. Listrik juga sudah kembali nyala di beberapa wilayah.

"Syukurlah, sistem distribusi tidak terpengaruh, tetapi kami masih membutuhkan daya untuk menyalakan pembangkit, yang hanya dapat dilakukan satu per satu," jelasnya.

Dia menambahkan, komite penyelidikan beranggotakan tiga orang telah dibentuk untuk menyelidiki penyebab pemadaman.

Kamran Arshad, direktur pelaksana perusahaan tekstil yang berbasis di Lahore, mengatakan dia harus menutup pabriknya pada Senin karena pemadaman listrik.

"Kami beroperasi dengan 40 persen gas dan 60 persen listrik tetapi sudah terjadi kelangkaan gas, dan dengan pemadaman listrik hari ini, operasi pabrik kami tutup untuk hari itu," jelasnya.

Akibat pemadaman ini, pihaknya rugi miliaran rupee.

"Kerugian kami sendiri untuk satu hari non-produksi lebih dari 20 juta rupee Pakistan. Di seluruh industri, kerugian akibat kerusakan ini mungkin mencapai miliaran rupee," jelasnya kepada Al Jazeera.

Seorang pejabat di rumah sakit umum di Islamabad, Institut Ilmu Kedokteran Pakistan (PIMS), mengatakan rumah sakit harus mematikan ruang operasinya karena pemadaman ini. [pan]

Baca juga:
Pakistan Serukan Pasar dan Mal Tutup Lebih Awal, Ini Alasannya
Deretan Tragedi Memilukan di Dunia Sepanjang 2022
Militer Pakistan Akui Terlalu Banyak Ikut Campur Politik, Janji Tidak Akan Mengulangi
Taliban Akhiri Gencatan Senjata dengan Pakistan, Ancam Sebar Serangan Baru
Imran Khan Tuding PM Pakistan Shehbaz Sharif Terlibat Penembakannya
Daftar Pemimpin Pakistan yang Jadi Target Pembunuhan
Detik-Detik Percobaan Pembunuhan Mantan PM Pakistan Imran Khan
Percobaan Pembunuhan, Mantan PM Pakistan Imran Khan Ditembak Saat Demo

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini