Orang Mesir Kuno Tenggak Minuman Keras & Darah untuk Penyembahan Dewa, Ini Buktinya
Merdeka.com - Ahli temukan bekas koktail orang Mesir kuno berbahan aneh yang digunakan untuk ritual menyembah dewa
Dilansir dari IFL Science, jejak minuman itu ditemukan di vas berusia 2.000 tahun.
Vas keramik itu dihiasi patung atau kepala dikenal sebagai "Bes-vas" dan disimpan di Museum Seni Tampa.
Isi vas itu diduga telah diminum oleh anggota sekte yang menyembah dewa aneh bernama "Bes".
Bes adalah sosok dewa dengan tubuh setengah kerdil, sebagian kucing. Pengikutnya percaya dia bisa memberikan perlindungan dari bahaya, sekaligus mencegah bahaya, dan mampu dengan kekuatannya untuk mencegah kejahatan.
Para peneliti menjelaskan bahwa minuman keras mungkin dikonsumsi untuk praktik ritual Dewa Bes.
Efek halusinasi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comRamuan tersebut ternyata mengandung beberapa tanaman halusinogen, serta minuman keras, madu, dan berbagai cairan tubuh manusia.
Untuk menentukan sifat cairan tersebut, ahli menganalisis residu organik pada vas tersebut.
Hasilnya menunjukkan minuman tersebut mengandung tanaman psikoaktif yang disebut Peganum harmala atau "rue Suriah". Apabila dikonsumsi, tanaman ini dapat memberi efek halusinasi bagi penggunanya.
Ditemukan pula jejak tanaman psikoaktif kedua yang disebut Nymphaea caerulea atau lilly air biru. Tanaman ini memberikan efek yang mirip dengan tanaman di atas.
Tak hanya tanaman psikoatif, ada pula alkohol, madu, dan bahan aneh lainnya di "koktail" ritual itu seperi cairan ASI, lendir vagina, dan darah.
Peneliti mengatakan semua minuman ramuan ini digunakan dalam upacara ritual untuk memuja Bes yang dianggap sebagai pelindung.
"Karena sosok Bes dipuja sebagai pelindung jenius, dapat diasumsikan bahwa cairan yang diminum dari mug ini dianggap bermanfaat,” tulis para peneliti.
Reporter magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya