Mulai tahun depan tidak ada pemeriksaan fisik penumpang di Bandara Kuala Lumpur

Sabtu, 22 September 2018 12:27 Reporter : Pandasurya Wijaya
Mulai tahun depan tidak ada pemeriksaan fisik penumpang di Bandara Kuala Lumpur bandara kuala lumpur. ©the other side of min

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Malaysia Anthony Loke Siew Fook kemarin mengatakan Malaysia akan mengakhiri pemeriksaan fisik penumpang di Banda Internasional Kuala Lumpur mulai tahun depan.

Dengan adanya teknologi anyar mesin sinar-X dan alat pemindai yang sudah diperbarui, kata Loke, maka pemeriksaan fisik terhadap penumpang tidak lagi diperlukan.

"Mulai pertengahan tahun depan petugas bandara tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan fisik kepada penumpang," kata Loke, seperti dilansir laman Channel News Asia, Sabtu (22/9).

"Jadi petugas tidak akan menyentuh penumpang lagi," kata dia kepada wartawan dalam acara peluncuran fasilitas pusat pemrosesan data di bandara Kuala Lumpur 2 (KLIA2).

"Meskipun saya menteri tetap saya harus menjalani pemeriksaan fisik di sini (bandara). Tapi nanti sudah ada mesin dan fasilitas baru untuk meningkatkan layanan di bandara," kata dia.

Jika fasilitas anyar di Bandara KLIA2 sudah rampung maka orang hanya butuh waktu 10 menit untuk mencapai pintu keberangkatan dibandingkan saat ini yang perlu waktu 30 menit.

Fasilitas pusat pemrosesan data di Bandara KLIA2 ini dibangun dengan dana RM 2,7 juta atau Rp 9,6 miliar. Fasilitas ini dilengkapi tiga loket imigrasi dan satu pusat bea cukai. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Bandara
  2. Malaysia
  3. Kuala Lumpur
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini