Model Thailand sebut pakaian wanita bukan penyebab pelecehan seksual
Merdeka.com - Model terkenal Thailand Sirinya 'Cindy' Bishop berkampanye di media sosial dengan mengatakan pelecehan seksual terhadap perempuan bukanlah disebabkan pakaian yang mereka kenakan.
Pemerintah Thailand sebelumnya mengatakan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap kaum hawa terjadi karena pakaian yang mereka kenakan seksi.
Cindy mengatakan seharusnya kaum pria menghormati perempuan dan bertindak sopan.
Kampanye Cindy di media sosial ini dimulai pekan lalu setelah dia membaca berita yang mengatakan pemerintah daerah meminta kaum hawa untuk berpakaian sopan dalam Festival Songkran untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual.
Dalam akun Instagramnya Sirinya mengunggah video berisi seruan kepada para wanita dengan mengatakan kaum perempuan punya hak untuk memakai baju apa pun yang mereka mau dan kaum pria tidak bisa menjadikan alasan pakaian wanita untuk membenarkan tindakan mereka.
Dia mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual dalam Festival Songkran meski dia pada saat itu tidak memakai pakaian yang terbuka. Dia menyebut pola pikir yang meminta kaum hawa memakai baju sopan menandakan hak-hak perempuan di Thailand masih sangat terbelakang.
"Perempuan punya hak untuk memakai pakaian yang disukainya selama tidak ilegal. Kekerasan seksual dan pelecehan tidak pernah menjadi kesalahan perempuan. Sampaikan kepada kaum pria untuk menjaga diri," kata dia dalam sebuah video. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya