Misterius, Arkeolog Temukan Susunan Batu Raksasa dan Benteng Berusia 6000 Tahun
Merdeka.com - Pada tahun 1990-an, struktur Neolitikum misterius ditemukan di Polandia. Sejak saat itu, arkeolog telah menemukan sekitar 20 situs mirip Stonehenge di negara ini.
Karena kekeringan yang terjadi tahun ini, arkeolog kembali menemukan dua struktur lagi, menurut situs berita Science Polandia.
Arkeolog Jerzy Czernic mengatakan, dua struktur tersebut yang dikenal sebagai "rondel", ditemukan pada Juni di ladang gandum di Kaczkow menggunakan drone. Ini merupakan rondels pertama yang ditemukan di wilayah itu.
Dikutip dari Miami Herald, Selasa (27/7), rondel dalam bahasa Polandia ini berarti "panci" karena bentuknya. Menurut para ahli, struktur misterius ini berusia lebih dari 6.000 tahun dan dibangun antara tahun 4850 SM dan 4600 SM.
Arkeolog mengatakan, struktur tersebut biasanya terdiri dari benteng dan parit, terdiri dari batu besar dan kayu. Strukturnya sering dibandingkan dengan Stonehenge Inggris karena bentuk dan konstruksi konsentrisnya.
Struktur yang baru ditemukan ini memiliki diameter 25 meter, terdiri dari dua hingga tiga parit konsentris - lebih kecil dari rondel yang ditemukan sebelumnya, kata para ilmuwan. Mereka kemungkinan besar memiliki palisade oval di bagian tengahnya.
Walaupun tujuan pembanguna rondel ini masih misterius, namun Czerniec menyebut situs ini sebagai jantung atau pusat permukiman Neolitikum. Dia meyakini situs ini dulunya digunakan untuk ritual atau upacara. Ada juga bukti yang menunjukkan situsini digunakan untuk tempat pemujaan, tempat pertemuan warga lokal atau observatorium astronomi.
Czerniec mengatakan telah meneliti daerah tersebut sejak 2021, tapi dia fokus pada struktur Neolitikum lainnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya