Misteri Kerangka Wanita Bangsawan Berusia 1000 Tahun yang Dimakamkan di Samping Suaminya, Wajah dan Kepalanya Bolong

Wanita tersebut, berpostur sekitar 155 sentimeter diperkirakan hidup bersama suaminya pada abad ke-9.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Misteri Kerangka Wanita Bangsawan Berusia 1000 Tahun yang Dimakamkan di Samping Suaminya, Wajah dan Kepalanya Bolong
Kerangka wanita berusia 1000 tahun dimakamkan di samping suami, wajah dan kepalanya bolong (© Jan Woitas/dpa)

Misteri Kerangka Wanita Bangsawan Berusia 1000 Tahun yang Dimakamkan di Samping Suaminya, Wajah dan Kepalanya Bolong 

Para arkeolog menemukan kerangka seorang wanita berusia 1.000 tahun dengan wajah dan kepala bolong, dimakamkan di samping suaminya. Lokasi penemuan berada di bekas istana kerajaan Helfta, di dekat kota Eisleben, negara bagian Saxony-Anhalt, Jerman.

Sumber: Arkeonews

Dok. Istimewa
© Jan Woitas/dpa

Wanita tersebut, berpostur sekitar 155 sentimeter diperkirakan hidup bersama suaminya pada abad ke-9. Para arkeolog menemukan kerangka pasangan ini terkubur berdampingan. 

Foto: Jan Woitas/dpa

Penuh Misteri

Misteri mengelilingi kematian pasangan ini. Tidak diketahui apakah mereka meninggal secara bersamaan atau terpisah. Penemuan yang paling membingungkan adalah wanita tersebut kehilangan seluruh tulang di wajahnya, sementara suaminya masih memiliki wajah yang utuh.

Para arkeolog tengah menyelidiki kerangka ini dengan cermat di laboratorium untuk mencoba memecahkan teka-teki berusia 1.000 tahun ini. Mereka meyakini sang suami mungkin merupakan tokoh penting pada masanya.

"Di antara hal-hal lain, mereka menemukan pisau, satu set sabuk dan perlengkapan untuk apa yang disebut staf resmi, seperti yang dibawa oleh jenderal," ungkap Felix Biermann, seorang arkeolog dari Kantor Pelestarian Monumen dan Arkeologi Saxony-Anhalt kepada Bild.

Oleh karena itu, kemungkinan orang yang dimakamkan tersebut adalah manajer sebuah kastil.

Sumber: Arkeonews

Dok. Istimewa
© Jan Woitas/dpa

Dari penelitian mereka, terungkap wanita tersebut mungkin sengaja tidak dimakamkan dengan barang-barang pemakaman yang umumnya ditemukan pada masa itu, seperti perhiasan. Hal ini menunjukkan bahwa mungkin sang wanita memiliki pemikiran yang lebih modern dibanding suaminya.

Foto: Jan Woitas/dpa

Para arkeolog meyakini ada kemungkinan besar wanita ini telah memeluk agama Kristen, yang menjelaskan mengapa tidak ditemukan barang-barang tambahan di makamnya, karena dalam ajaran Kristen, hal semacam itu dihindari.

Saat ini, kerangka pasangan ini sedang menjalani pemeriksaan di laboratorium guna mengungkap bagaimana mereka meninggal. Meskipun begitu, misteri di balik kehilangan tulang wajah sang wanita tetap menjadi teka-teki yang sulit dipecahkan.

Rekomendasi