Menteri Olahraga Malaysia Protes ke FIFA karena Dilempari Suporter Indonesia

Jumat, 6 September 2019 13:21 Reporter : Merdeka
Menteri Olahraga Malaysia Protes ke FIFA karena Dilempari Suporter Indonesia menteri malaysia di stadion GBK. ©AFP

Merdeka.com - Bentrok antar suporter mewarnai kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 antara Indonesia dan Malaysia di Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/9) malam. Atas kejadian tersebut, Menteri Olahraga Malaysia, Syed Saddiq menyatakan akan membuat pengaduan resmi pada badan sepak bola dunia, FIFA.

Melalui akun Twitter @SyedSaddiq, Saddiq menyampaikan akan membuat laporan resmi pada pemerintah Indonesia. Saat kejadian, Saddiq tengah berada di dalam stadion untuk memberi dukungan bagi timnas Malaysia di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022.

Dilansir dari FOX Sports Asia, setidaknya satu orang Malaysia terluka dalam insiden tersebut.

Semula, pertandingan berjalan normal. Di menit ke 12, penyerang berdarah Indonesia-Brasil, Alberto Goncalves alias Beto mempersembahkan gol pertama yang membuat timnas Indonesia unggul.

Butuh waktu 25 menit bagi Malaysia berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan Mohamadou Sumareh. Persaingan semakin sengit ketika Beto Goncalves kembali mencetak angka untuk Indonesia, enam menit sebelum turun minum.

Kerusuhan bermula, ketika seorang pendukung timnas Indonesia berlari melintasi lapangan dan melemparkan benda ke arah bangku pendukung Malaysia.

"Objek besi, botol, dan suar dilemparkan kepada kami beberapa kali," kata Saddiq di akun Twitternya.

Aksi itu terjadi di menit ke 65, setelah timnas Malaysia mengimbangi kedudukan menjadi 2-2. Saddiq menjelaskan, pendukung timnas Indonesia juga mencoba memasuki area pendukung Malaysia. Akibatnya, pertandingan harus ditunda sekitar 10 menit.

Dikutip dari laman The Straits Times, pasukan keamanan yang terdiri dari tentara dan polisi diturunkan untuk mengendalikan situasi selama pertandingan dihentikan.

Setelah situasi kembali kondusif, pemain kembali turun ke lapangan. Pertandingan dilanjutkan. Sayang, dalam masa pertambahan waktu tuan rumah harus mengaku kalah. Mohamadou Sumareh berhasil membobol pertahanan Indonesia, menghasilkan gol kemenangan bagi timnas Malaysia. Skor berakhir 3-2 untuk Negeri Jiran.

Seiring dengan kekalahan tuan rumah, kericuhan pun pecah. Channel News Asia mengabarkan, seluruh pemain beserta kru timnas Malaysia harus dibawa ke barracuda, kendaraan lapis baja milik kepolisian untuk kembali ke hotel. Setidaknya ada lima kendaraan yang digunakan untuk mengangkut para pemain dan kru Malaysia. Sementara itu, sebuah bus digunakan untuk mengalihkan perhatian massa.

Pertandingan semalam membawa Malaysia mengakhiri kekeringan selama 15 tahun tanpa kemenangan. Tim Harimau Malaya terakhir kali mengalahkan Garuda tahun 2004 lalu di semifinal Piala AFF, dengan kedudukan akhir 2-1. Di sisi lain, kekalahan Indonesia membuat Garuda menempati posisi terbawah Grup G Kualifikasi Asia untuk Piala Dunia Qatar 2022.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita [pan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini