Mengaku Tentara, Pria Mabuk Berusaha Bajak Pesawat di Rusia

Rabu, 23 Januari 2019 18:22 Reporter : Hari Ariyanti
Mengaku Tentara, Pria Mabuk Berusaha Bajak Pesawat di Rusia Ilustrasi pesawat. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Oscar Moncho

Merdeka.com - Seorang pria Rusia yang mabuk dan gagal membajak pesawat penumpang Aeroflot ditahan polisi kemarin(22/1). Pria ini ditahan setelah pesawat tersebut mendarat darurat di Siberia. Demikian disampaikan penyelidik Rusia.

Pria yang merupakan penumpang pesawat ini mengaku seorang tentara dan mencoba masuk ke kokpit dalam penerbangan dari Surgut, kota di Siberia menuju Moskow. Pria ini juga meminta penerbangan SU 1515 beralih tujuan menuju Afghanistan. Demikian laporan dari media berita Rusia, dilansir dari Reuters, Rabu (23/1).

Kemudian diketahui pria ini hanya menggertak dan dia bukan tentara. Saluran televisi nasional, Rossiya-24 menyiarkan cuplikan petugas keamanan tengah menangkap pria tersebut di pesawat dan membawanya keluar dengan tangan terikat di belakang.

"Para penumpang dan kru pesawat turun dengan selamat dan tanpa cedera," kata maskapai Aeroflot dalam peryataannya.

Insiden yang melibatkan penumpang mabuk di penerbangan komersil Rusia kerap terjadi. Kendati demikian, jarang ada maskapai yang mengalihkan tujuan penerbangan.

Komite Investigasi Rusia telah membuka penyelidikan kriminal terhadap pria tersebut dengan tuduhan pembajakan pesawat sambil mengancam akan menggunakan kekerasan. Jika terbukti, pria tersebut terancam hukuman penjara antara 7 dan 12 tahun. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini