Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Massa pendemo antisenjata di AS disebut lebih banyak dari pelantikan Trump

Massa pendemo antisenjata di AS disebut lebih banyak dari pelantikan Trump ribuan pelajar as walkout peringati sebulan penembakan sekolah di florida. ©2018 REUTERS/Jim Bourg

Merdeka.com - Ratusan ribu orang di seantero Amerika Serikat kemarin turun ke jalan berdemonstrasi memprotes penembakan massal yang sering terjadi, menyusul peristiwa di sekolah SMA Great Mills di Maryland yang menewaskan 17 siswa. Mereka menuntut pemerintah memperketat aturan kepemilikan senjata.

Unjuk rasa bertajuk March for Our Lives itu diperkirakan diikuti lebih dari 500 ribu massa di Ibu Kota Washington DC.

Senator Chris Van Hollen asal Partai Demokrat bahkan menyebut jumlah massa kemarin lebih banyak daripada saat Donald Trump dilantik sebagai presiden AS ke-45.

"Saya bisa katakan, jumlahnya lebih besar daripada pelantikan Trump," ujar Van Hollen, seperti dilansir laman The Hill, Senin (26/3).

massa demo antisenjata di as

massa demo antisenjata di as ©Twitter

Meski angka pasti belum dirilis pihak berwenang namun panitia demo mengatakan mereka meminta izin unjuk rasa dengan peserta 500 ribu orang di jalanan dekat Gedung Putih.

Sementara pejabat setempat yang terkait dengan demo kemarin mengatakan kepada NBC News jumlah massa mencapai sekitar 800 ribu orang.

Profesor pakar kerumunan massa di Universitas Metropolitan Manchester, Keith Still mengatakan kepada Vox, dia memperkirakan jumlah massa pada saat pelantikan Trump mencapai 300 ribu sampai 600 ribu orang.

Pada waktu itu juru bicara Gedung Putih sesumbar jumlah pelantikan Trump lebih banyak daripada saat pelantikan Presiden Barack Obama 2009 yang diperkirakan mencapai rekor terbanyak 1,8 juta orang.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP