Mantan PM Thailand Yingluck Shinawatra Punya Paspor Kamboja

Kamis, 10 Januari 2019 20:41 Reporter : Pandasurya Wijaya
Mantan PM Thailand Yingluck Shinawatra Punya Paspor Kamboja Yingluck Shinawatra. ©2016 REUTERS/Jorge Silva

Merdeka.com - Harian South China Morning Post melaporkan Mantan Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra memiliki paspor Kamboja. Kabar ini memperkuat dugaan Yingluck memang kabur dari Thailand melalui Kamboja pada 2017 lalu.

Namun pemerintah Kamboja membantah kabar ini.

Sebuah arsip perusahaan di Hong Kong mengungkap Yingluck, 51 tahun, memakai paspor Kamboja untuk mendaftarkan diri sebagai direktur PT Corporation Company pada 24 Agustus tahun lalu. Yingluck diketahui melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari hukuman di Thailand.

Arsip perusahaan itu dengan demikian menyangkal klaim pemerintah Kamboja yang mengatakan mereka tidak pernah mengeluarkan dokumen perjalanan bagi Yingluck ketika dia kabur dari negara. Yingluck divonis lima tahun penjara dalam kasus penyelewengan dana subsidi beras. Dia menyebut tuduhan itu sebagai serangan politik dari kubu oposisi.

Dilansir dari laman The Star, Kamis (10/1), belum diketahui perusahaan Yingluck itu bergerak di bidang apa. Namun empat bulan setelah dia mendirikan perusahaan itu, Yingluck terpilih sebagai kepala Shantou International Container Terminal, operator pelabuhan di Guangdong.

"Itu paspor resmi Kamboja, pertanyaannya, bagaimana orang seperti Yingluck bisa mendapatkan paspor itu? tanya Ching Ja Ian, profesor kebijakan luar negeri di Universitas Nasional Singapura.

Tapi menurut Chong, Kamboja adalah pilihan Yingluck paling mudah untuk mendapatkan paspor karena negara itu berbatasan langsung dengan Thailand.

Harian the Phonm Penh Post mengutip pernyataan dari pejabat di Departemen Paspor yang mengatakan, "Nyonya Yingluck adalah warga Thailand, dia bukan orang Kamboja, jadi saya tidak pernah mengeluarkan paspor bagi warga asing."

Kementerian Thailand dan Kamboja hingga kini belum berkomentar atas kasus ini.

Kamboja adalah negara sahabat China yang punya hubungan erat ekonomi dan militer. Yingluck dan kakaknya, Thaksin Shinawatra yang juga bekas perdana menteri, berada di China dalam sepekan terakhir untuk berziarah ke kediaman nenek moyang mereka di Kota Fengshun, Provinsi Guangdong. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini