Lansia 103 Tahun di Iran Sembuh Setelah Tertular Virus Corona

Kamis, 19 Maret 2020 12:19 Reporter : Hari Ariyanti
Lansia 103 Tahun di Iran Sembuh Setelah Tertular Virus Corona wabah corona di iran. ©AFP

Merdeka.com - Seorang perempuan lansia 103 tahun di Iran dinyatakan sembuh setelah tertular virus corona. Perempuan ini adalah lansia kedua yang sembuh dari Covid-19, di tengah sejumlah bukti bahwa lansia paling berisiko tertular, kata pihak berwenang mengonfirmasi pada Selasa.

Perempuan yang tak disebutkan namanya ini dirawat di rumah sakit di pusat kota Semnan selama sekitar sepekan, kantor berita IRNA melaporkan, dikutip dari Alaraby, Kamis (19/3).

Kepala Universitas Ilmu Kedokteran Semnan, Navid Danayi mengatakan, perempuan ini dipulangkan dari rumah sakit setelah dinyatakan benar-benar sembuh.

Lansia pertama yang dinyatakan sembuh di Iran adalah pria berusia 91 tahun dari Kerman, wilayah selatan Iran. Setelah sakit selama tiga hari dia sembuh pada Senin, kendati awalnya didiagnosa mengalami tekanan darah tinggi dan asma.

Laporan itu tak menjelaskan bagaimana kedua pasien ini dirawat.

1 dari 2 halaman

Sejak Iran mengumumkan kematian pertama pada 19 Februari virus korona menyebar di seluruh wilayah Iran atau 31 provinsi dan menewaskan lebih dari seribu orang.

Iran belum memberlakukan lockdown tapi pemerintah berulang kali menyerukan warganya agar tetap di rumah saat liburan.

Pada Rabu, Wakil Menteri Kesehatan Alireza Raisi mendesak warga Iran tetap di rumah saat perayaan liburan tahunan festival musim semi Nowruz.

"Sekarang orang paham dengan penyakit ini, dan yang paling aneh adalah beberapa orang tidak menganggapnya serius," kata Raisi dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.

"Jika orang-orang membantu kita bisa mengendalikannya, dan jika tidak, lalu diperkirakan ini akan berlangsung lebih dari dua bulan."

2 dari 2 halaman

Raisi mengatakan, 1.192 infeksi baru dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir, membuat lonjakan kasus menembus angka 17.161.

Provinsi Teheran memiliki kasus baru tertinggi yaitu 213. Isfahan di Iran tengah adalah wilayah dengan kasus baru tertinggi kedua yaitu 162, disusul Azerbaijan Timur dengan 84 kasus.

Raisi juga mengeluhkan pasar-pasar yang tetap sibuk dan ramai, dan orang-orang berjalan-jalan dengan mobil mereka kendati telah diingatkan untuk menghindari kegiatan itu.

"Bersabarlah untuk dua pekan ini, insyaallah, kita bisa mengatasi virus ini," imbaunya.

Liburan tahun baru Persia atau Nowruz mulai pada 20 Maret sampai awal April. Biasanya warga Iran berkunjung ke berbagai objek populer seperti wilayah utara. [pan]

Baca juga:
Iran Periksa 10 Juta Warga dengan Gejala Virus Corona
Untuk Pertama Kali Iran Ajukan Pinjaman Kepada IMF Untuk Tangani Wabah Virus Corona
Ini Negara-Negara yang Terapkan 'Lock Down' untuk Cegah Penyebaran Corona
Lagi, Wakil Presiden Iran Terinfeksi Corona
Aplikasi Info Virus Corona Dari Pemerintah Iran Dihapus Google, Mengapa?
Selain Tom Hanks, 11 Tokoh Dunia Ini Juga Dinyatakan Positif Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini