Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenang Para Korban, PM Selandia Baru Akan Gelar Zikir Nasional Jumat Depan

Kenang Para Korban, PM Selandia Baru Akan Gelar Zikir Nasional Jumat Depan PM Selandia Baru hadiri salat Jumat di Masjid Al Noor. ©REUTERS

Merdeka.com - Pemerintah Selandia Baru mengumumkan akan menggelar peringatan nasional pada Jumat 29 Maret mendatang. Istimewanya, acara itu berupa zikir bersama untuk mengenang para korban penembakan dua masjid di Christchurch.

Pengumuman yang disampaikan pada hari Minggu itu juga menyebut tentang akan tetap berlangsungnya layanan simpati antar agama selama dua pekan ini, menyusul teror penembakan oleh penganut supremasi kulit putih yang menewaskan 50 orang pada 15 Maret.

"Zikir nasional memberikan kesempatan bagi warga Cantabria (sebutan bagi penduduk Christchurch), warga Selandia Baru, dan orang-orang di seluruh dunia untuk berkumpul bersama sebagai penghormatan bagi para korban serangan teroris," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern dalam sebuah pernyataan, dikutip dari The Straits Times pada Minggu (24/3).

"Dalam sepekan sejak serangan teror yang belum pernah terjadi sebelumnya, curahan kesedihan dan empati meluas di negara kami," lanjutnya.

"Agenda zikir ini akan menjadi kesempatan sekali lagi untuk menunjukkan bahwa Selandia Baru penuh kasih, inklusif dan beragam, dan bahwa kami akan melindungi nilai-nilai itu," tegas Ardern.

Sementara itu, hingga hari Minggu, total sumbangan publik berhasil mengumpulkan dana senilai lebih dari 10,8 juta dolar Selandia Baru (sekitar Rp 106 miliar), untuk membantu keluarga dari 50 orang yang tewas dalam tragedi penembakan di Christchurch.

Dana tersebut terkumpul melalui penggalangan gabungan di situs GiveaLittle.co.nz senilai NZ$ 8.271.847 (sekitar Rp 81,3 miliar), dan LaunchGood.com, platform crowdfunding global yang berfokus pada muslim, sebesar NZ$ 2.546.126, atau setara Rp 25,1 miliar.

Di lain pihak, PM Ardern mengatakan pada pekan lalu, bahwa pemerintah akan menanggung biaya penguburan 50 korban. Pemerintah juga akan menanggung biaya pemulangan jenazah jika anggota keluarga ingin memindahkan orang yang mereka cintai dari Selandia Baru.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber" Liputan6.com

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP