KBRI Manama Imbau WNI di Bahrain Tetap Waspada Usai Serangan Rudal Iran ke Pangkalan AS

Berikut adalah imbauan lengkap dari KBRI Manama untuk WNI yang berada di Bahrain.

Teddy Tri Setio Berty
Oleh Teddy Tri Setio Berty - Reporter
KBRI Manama Imbau WNI di Bahrain Tetap Waspada Usai Serangan Rudal Iran ke Pangkalan AS
Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia menyebutkan bahwa hal ini berkaitan dengan upaya membela diri. (AFPTV/AFP) (© 2025 Liputan6.com)

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manama, Bahrain, mengeluarkan peringatan kewaspadaan bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di daerah tersebut. Peringatan ini dikeluarkan menyusul serangan rudal yang terjadi di Pangkalan Udara Amerika Serikat di Qatar serta potensi meningkatnya konflik di kawasan.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (23/6), KBRI Manama meminta masyarakat Indonesia untuk tetap tenang tetapi waspada, serta selalu mengikuti arahan dari KBRI dan Pemerintah Bahrain.

WNI diimbau untuk sementara waktu mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan. KBRI mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap keadaan darurat, termasuk mengenali bunyi sirene dan mencari tempat perlindungan terdekat jika diperlukan.

Selain itu, WNI disarankan untuk mempersiapkan dokumen penting seperti paspor, CPR, dan identitas lainnya, serta memastikan ketersediaan bahan makanan pokok dan kebutuhan sehari-hari.

Bagi yang belum melakukannya, masyarakat juga diminta untuk segera mengunduh aplikasi resmi pemerintah Bahrain yang bernama "MyGov" untuk mendapatkan informasi terbaru. KBRI Manama menyediakan dua jalur hotline yang dapat dihubungi 24 jam melalui telepon dan WhatsApp di nomor +973 3879 1650 dan +973 3973 7478 bagi warga yang membutuhkan bantuan.

Situasi keamanan yang ada juga berdampak pada penerbangan, di mana otoritas Bahrain menutup wilayah udara dan bandara internasional hingga waktu yang belum ditentukan.

KBRI menekankan pentingnya bagi WNI untuk segera melakukan lapor diri melalui situs resmi Kementerian Luar Negeri RI di www.peduliwni.kemlu.go.id agar keberadaan mereka dapat terpantau dan mendapatkan perlindungan maksimal jika situasi semakin memburuk. Dengan demikian, kewaspadaan dan persiapan yang matang sangat diperlukan untuk menghadapi kemungkinan yang tidak diinginkan.

Rekomendasi