Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Jamal Kahshoggi belum terungkap, menteri Prancis tolak hadir di pertemuan Saudi

Kasus Jamal Kahshoggi belum terungkap, menteri Prancis tolak hadir di pertemuan Saudi Jamal Khashoggi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan Prancis menegaskan tidak akan menghadiri konferensi tingkat menteri bertajuk Insiatif Investasi Masa Depan di Arab Saudi. Langkah tersebut diambil karena negara tersebut menaruh perhatian khusus atas kasus hilangnya wartawan Jamal Khashoggi yang masih belum terungkap.

"Saya tidak akan menghadiri pertemuan di Riyadh pekan depan," tegas Bruno Le Maire, dikutip dari Financial Times, Kamis (18/10).

"Untuk saat ini ada fakta serius yang harus dihadapi, harus ada penyelesaian dari masalah ini oleh karena itu saya memutuskan tidak akan ke Riyadh," tambahnya.

Meski demikian, Le Maire menekankan bahwa keputusannya tidak akan mengancam hubungan strategis antara Prancis dan Arab Saudi.

Selain Le maire, Pemimpin Eksekutif Bak Prancis Societe Generale, Frederic Oudea, juga tidak akan menghadiri pertemuan ini. Pemimpin BNP Paribas Jean Lemierre, Pemimpin Eksekutif JPMorgan Jamie Dimon dan Bill Ford dari Ford juga tidak akan hadir.

Namun, pemimpin eksekutif Prancis lainnya seperti Patrice Caine dari perusahaan pertahanan Thales dan Jean-Bernard Levy dari perusahaan raksasa energi EDF masih berencana hadir.

Sebelumnya para menteri luar negeri G7 mengeluarkan pernyataan bersama yang isinya mendesak agar Arab Saudi melakukan penyelidikan yang menyeluruh, kredibel, transparan, dan cepat terkait kasus hilangnya Khashoggi.

Pernyataan ini dikeluarkan menyusul adanya dugaan bahwa Khashoggi telah dibunuh di kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Para pemimpin Saudi telah membantah terlibat dengan kasus pembunuhan ini.

(mdk/ias)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP