Kandidat Presiden Brasil makin populer usai ditikam saat kampanye
Merdeka.com - Elektabilitas kandidat presiden dari sayap kanan Brasil, Jair Bolsonaro meningkat usai ditikam di bagian perut saat kampanye pekan lalu. Posisinya kini berada di peringkat teratas berdasarkan jajak pendapat Datafolha.
Dalam survei pertama dilakukan sejak peristiwa penusukan itu, Bolsonaro memperoleh suara sebanyak 24 persen, naik 2 persen dari sebelumnya, 22 persen. Di posisi kedua ada kandidat sayap kiri Ciro Gomes yang meraih suara 13 persen.
Dikutip dari Channel News Asia, Selasa (11/9), lembaga survei Datafolha mensurvei 2.804 pemilih di seluruh Brasil. Jajak pendapat ini memiliki margin kesalahan dua persen.
Serangan terhadap Bolsonaro semakin memperumit pelaksanaan pemilu di Brasil yang tidak terduga dalam tiga dekade. Banyak yang mengecam karena peristiwa itu terjadi di negara demokratis. Salah satunya Presiden Michel Temer.
Bolsonaro sendiri adalah kandidat kontroversial yang seringkali memicu perdebatan di antara masyarakat. Dia mendukung undang-undang pengendalian senjata, namun kerap mengeluarkan komentar merendahkan perempuan, kaum gay, orang kulit hitam dan penduduk asli.
Meski demikian, Bolsonaro memiliki pengikut setia dari kalangan pemilih konservatif.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya