Jauh Sebelum Era Firaun & Piramida, Desa Misterius Berusia 7.000 Tahun Ini Sudah Ada
Merdeka.com - Peradaban Mesir Kuno tidak hanya terkait para firaun dan piramida. Namun jauh sebelum itu, sebelum masa dinasti digembar-gemborkan oleh Raja Menes (atau mungkin Narmer) sekitar tahun 3.100 SM, banyak hal yang sudah ada dalam salah satu peradaban kuno terbesar dunia ini.
Tetapi karena kurangnya bukti arkeologi, banyak hal tentang periode ini diselimuti misteri.
Dengan adanya sebuah temuan baru, periode sebelum firaun dan piramida ini mulai sedikit terungkap. Kementerian Purbakala Mesir mengumumkan penemuan sisa-sisa desa era Neolitikum di Tell el-Samara, sekitar 140 km utara Kairo. Desa tersebut berasal dari sekitar tahun 5.000 SM, dan sudah ada 2.500 tahun sebelum Piramida Giza yang terkenal. Demikian dikutip dari laman IFL Science, Rabu (22/2).
Tim penggalian gabungan dari Mesir dan Prancis yang dipimpin ahli arkeologi Frederick Geo menjelaskan, itu salah satu desa tertua yang diketahui, berada di Delta Sungai Nil.
Desa itu mengisyaratkan bagaimana orang-orang sebelum Dinasti Mesir hidup, apa yang mereka sembah, kebudayaan apa yang mereka kembangkan, dan bagaimana mereka bertransisi dari pemburu-pengumpul di Afrika Utara ke praktik pertanian.
Situs yang digali dengan hati-hati sejak 2015 itu berisi perkakas batu, tembikar, dan beberapa gudang penyimpanan berisi tulang hewan dan residu tanaman. Ini menegaskan bahwa ada komunitas yang stabil dan cukup besar yang ada di lahan basah delta sejak 7.000 tahun yang lalu.
Pejabat Kementerian Purbakala Mesir, Dr Nadia Khedr mengatakan, masyarakat pradinasti Mesir saat itu memiliki kemampuan untuk memulai pertanian irigasi skala besar.
“Menganalisis bahan biologis yang telah ditemukan akan memberi kita pandangan yang lebih jelas tentang komunitas pertama yang menetap di Delta dan asal usul pertanian dan pertanian di Mesir,” jelasnya.
Delta Sungai Nil terbukti menjadi kunci di mana keluarga penguasa Mesir muncul. Raja Menes mendirikan ibu kota Mesir Kuno di sebuah tempat bernama Tembok Putih, yang kemudian dikenal sebagai Memphis, tepat di puncak delta. Dari kota ini muncullah peradaban yang luas, dengan kisah-kisah yang direkam dalam teks hieroglif yang baru.
Piramida itu belum ada sampai zaman Kerajaan Lama, yang dimulai dari tahun 2.686 SM dan seterusnya.
Namun dengan temuan desa ini, sebelumnya manusia telah berada di wilayah tersebut sejak lama. Faktanya, bukti arkeologi telah mengungkapkan bahwa Lembah Nil pertama kali dihuni sejak 300.000 SM, dengan perkakas batu dasar dan praktik budaya manusia primitif, seperti penguburan, terungkap.
Pada zaman Neolitikum, yang dimulai pada 7.000 SM, pemukiman permanen pertama kali mulai muncul. Melalui serangkaian perubahan budaya dan masyarakat yang besar dan semakin cepat, firaun Mesir lahir sekitar 3.100 SM – periode waktu yang berlangsung hingga kematian Cleopatra VII pada 30 SM.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya